Ke Sekolah Cokelat Yuk!



KI, 24 Oktober 2011 - Siapa yang tak suka cokelat? Jika diperhatikan, berbagai varian makanan yang ada unsur cokelatnya pasti lebih disukai, sehingga bisa dikatakan bahwa cokelat disukai oleh kebanyakan orang. Peluang cokelat untuk dijadikan lahan bisnis juga cukup besar, mengingat pasarnya yang pasti luas. Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut mengenai si hitam manis ini? Mari berkunjung ke sekolah cokelat yang didirikan oleh Tulip Cokelat.

Sejak dibuka 28 Januari 2010 lalu, Chocolate School by Tulip hadir untuk pecinta cokelat di Indonesia. Chocolate School ini merupakan sekolah cokelat pertama di Indonesia. Tulip Chocolate School memberikan pelatihan, pendidikan dan teknologi di bidang penanganan dan aplikasi cokelat baik kepada professional chocolatier maupun kepada masyarakat umum yang ingin menjadi chocolatier ataupun entrepreneur dibidang cokelat.

Apa saja yang dipelajari di sekolah cokelat?

Berlokasi di Belezza Shopping Center (21/10), Tim Kulinologi Indonesia mendapat kesempatan kesekian kalinya untuk menghadiri kelas spesial yang diadakan oleh Chocolate School by Tulip.
Chocolate School lebih bersifat training center, karena program yang dibuka jangka waktunya harian, ada program pelatihan untuk 1, 2 atau 3 hari. Peserta didik akan diberikan materi dasar membuat cokelat dengan menggunakan real chocolate, yakni cokelat dengan kandungan lemak kakao yang cukup tinggi. Real chocolate biasa digunakan oleh para chocolatier professional dalam membuat cokelat. Masing-masing peserta juga dibekali dengan alat-alat lengkap untuk membuat cokelat secara professional. Sebelum terjun langsung megolah cokelat, peserta didik akan dibekali materi tentang cokelat, mulai dari penanaman biji cokelat, pemanenan, hingga pengolahannya menjadi cokelat yang siap santap. Pengenalan terhadap alat untuk membuat cokelat juga tak lupa diberikan.
Untuk program 1 hari (special class), para peserta diajak belajar mengenai teknik dasar penanganan cokelat, seperti proses tempering, mencetak cokelat dengan benar, membuat simple praline, membuat cokelat ganache sebagai isian praline, membuat hollow figure, serta beberapa tips dan trik menangani cokelat agar peserta sukses membuat cokelat.

Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi Chocolate School by Tulip di Bellezza Shopping Arcade (Unit 3, 55A), Jalan Arteri Soeparno 34, Permata Hijau, atau hubungi 021-70502668. @fb.yunita

Artikel Lainnya

  • Mei 23, 2019

    Prinsip-Prinsip Dasar dalam Menjamin Keamanan Pangan

    Prinsip dasar kebersihan makanan untuk menjamin kemanan pangan yang perlu disiapkan oleh produsen antara lain sebagai berikut. Pilih resep makanan dengan seksama Saat memilih menu produk yang akan dijual, perlu mengetahui beberapa kualitas dan komposisi bahan yang digunakan. Beberapa produk pangan dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa konsumen. Oleh karena itu perlu diberikan informasi yang cukup pada label pangan. Selain itu juga menu yang disajikan diharapkan dapat memberikan asupan gizi dalam jumlah yang tepat. ...

  • Mei 22, 2019

    Asupan Zat Gizi agar Tubuh Tetap Bugar

    Pada prinsipnya makanan yang dikonsumsi saat sahur dan buka harus lengkap, mengandung unsur karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Sebenarnya, kunci asupan gizi seimbang dicerminkan oleh beragam makanan yang kita konsumsi baik di saat buka maupun sahur, dan empat sehat lima sempurna merupakan cermin keberagaman makanan meski kini sudah ada acuan yang lebih lengkap, yaitu Pedoman Gizi Seimbang. ...

  • Mei 21, 2019

    Menyusun Menu yang Baik selama Bulan Ramadan

    Buah kurma, pisang, pepaya, mangga, melon, semangka, kiwi, apel, air kelapa, dan jenis buah-buahan dengan kandungan air tinggi lainnya sangat ideal sebagai menu takjil atau menu yang disegerakan untuk berbuka puasa. Sebisa mungkin mengontrol penggunaan gula pasir dalam menu puasa, karena bila berlebihan dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Selain itu penting untuk diperhatikan adalah konsumsi air putih, usahakan dari saat buka puasa sampai saat sebelum tidur minimal minum satu liter air atau sesuai kebutuhan. ...

  • Mei 20, 2019

    Panduan Sederhana Mengonsumsi Protein Nabati

    Anggapan bahwa protein nabati tidak lebih baik dari protein hewani adalah pernyataan yang tidak sepenuhnya benar. Meskipun beberapa komoditas menunjukkan kekurangan dalam komponen asam aminonya, namun banyak jalan yang bisa ditempuh untuk membuatnya setara dengan komponen protein hewani. ...

  • Mei 17, 2019

    Benarkah Protein Nabati Tidak Lengkap?

    Mutu protein bahan pangan salah satunya ditentukan oleh jenis dan proporsi asam amino yang di kandungnya. Setidaknya, terdapat 20 jenis asam amino yang terdiri dari sembilan asam amino esensial dan 11 asam amino non-esensial. Asam amino non-esensial adalah asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh, sedangkan asam amino esensial  merupakan asam amino yang tidak dapat disintesis oleh tubuh dan didapat dari sumber pangan. ...