Menjaga Keamanan Pangan Dapur Restoran





Keamanan pangan bisnis restoran menjadi sangat penting, terlebih kepedulian konsumen makin meningkat. Konsumen tidak lagi sekadar memperhatikan citarasa nikmat dan penampilan masakan yang dihidangkan, namun juga mulai memperhatikan tingkat keamanan pangannya.

Pengelola bisnis restoran harus menyikapi hal ini dengan selalu memperhatikan aspek keamanan pangan sejak dari pengolahan bahan makanan di dapur, hingga penyajiannya ke konsumen. Dalam seminar keamanan pangan yang digelar di arena pameran Interfood Indonesia di Jakarta International Expo, Kemayoran Jakarta pada 1 Oktober lalu, Direktur Verification NZ Indonesia Viktor Y Santoso dan Lead Auditor Verification NZ Indonesia Sapta Yuliantara memaparkan tentang dapur yang merupakan faktor penting yang harus dijaga keamanan pangannya dalam bisnis restoran.

Untuk itu, beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menjaga keamanan pangan di dapur yakni: menjaga sarana refrigrasi selalu berada pada suhu -40 derajad celsius atau lebih, dapur harus selalu dibersihkan dan disanitasi secara rutin, bersihkan talenan dengan sabun dan air hangat setiap kali sehabis digunakan, jangan makan telur setengah matang, bersihkan tangan pekerja didapur dengan air hangat dan sabun atau sanitizer. Untuk bahan baku masakan seperti daging beku lakukan penyegaran kembali atau thawing di dalam refrigerator atau microwave oven. Bisa pula dilakukan dengan diletakkan pada air dingin yang diganti setiap 30 menit. follow my twitter: @andangsetiadi

Artikel Lainnya

  • Jun 26, 2019

    Efek Konsumsi Lemak Trans terhadap Kesehatan

    Lemak trans ialah semua isomer geometrik dari asam lemak tidak jenuh tunggal dan asam lemak tidak jenuh jamak yang tidak terkonjugasi, dipengaruhi setidaknya oleh satu kelompok metilen, dengan ikatan rangkap karbon-karbon dalam konfiurasi trans. Lemak trans ini dapat terbentuk secara alami dalam bahan pangan serta selama proses pengolahan pangan pada temperatur yang sangat tinggi (proses deodorisasi dan penggorengan) dan melalui reaksi hidrogenasi. ...

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...

  • Jun 19, 2019

    Risiko Konsumsi Lemak Jenuh untuk Kesehatan

    Lemak jenuh ada yang bersumber dari hewan (seperti gajih, lemak dalam daging, dan lainnya) dan ada yang bersumber dari pangan nabati (seperti minyak kelapa). Dalam kaitannya dengan penyakit jantung, maka lemak jenuh yang berasal dari hewan dinyatakan lebih berbahaya. ...