Menggagas Modul Masakan Khas Indonesia



Lebih dari setahun telah berlalu,tidak terasa kepengurusan Assosiation of Culinary Professional Indonesia (ACP) akan berakhir tahun ini. kepengurusan ACP dalam dua periode terakhir berturut-turut diketuai oleh Executive Chef Vindex Tengker dari Dharmawangsa Hotel, yang didampingi oleh Sekjen Petrus Nugraha dari Fonterra Brand Indonesia. "Pada awal tahun 2012, kami akan menggelar munas untuk memilih ketua umum baru untuk periode dua tahun ke depan," kata Vindex Tengker di sela-sela acara halal bihalal ACP yang digelar di Hema Resto, di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat pertengahan minggu ini. Anggota ACP yang menjadi tuan rumah dalam acara ini yakni Executive Chef Hema Resto, Chef Agustinus Adi Saputra.

Tengker menjelaskan, sesuai dengan peraturan organisasi ACP, ia tidak bisa lagi menjabat ketua umum untuk periode berikutnya karena telah menjabat sebagai ketua umum dalam dua tahun berturut-turut. Oleh karenanya, ia telah menyiapkan kader-kader muda untuk meneruskan kiprah ACP dalam turut memajukan industri kuliner di Tanah Air. 

Salah satu program besar ACP untuk ke depan yakni program penyusunan modul masakan Indonesia. "Hal ini menjadi program besar ACP untuk meningkatkan kuliner Indonesia di kancah internasional," jelas Tengker. Ia mengakui, saat ini para chef lebih banyak menguasai masakan barat di banding masakan dalam negeri, yang hal ini antara lain disebabkan oleh minimnya modul masakan Indonesia yang cukup merepresentasikan masakan dalam negeri. 

Dengan pembuatan modul masakan Indonesia ini, ia berharap masakan Indonesia bisa sejajar dengan kuliner dari barat, dan bahkan bisa mencetak lebih banyak chef yang handal dan menguasai masakan bangsa sendiri. Semoga cepat terealisasi, chef!@andangsetiadi

Artikel Lainnya