Pilih-Pilih Menu di D’Class



Ingin menikmati hidangan komplit, lezat, dan terjangkau ala hotel bintang lima? Jika sempat, susuri jalan Taman Margasatwa arah Ragunan daerah Pasar Minggu Jakarta. Berbagai kuliner menarik dapat dijadikan pilihan untuk melepas kebosanan. Mulai dari kuliner pinggir jalan hingga yang setaraf café dengan hidangan mewah ada di sepanjang jalan ini.

Tak jauh dari shelter bus Trans Jakarta Jatipadang, terdapat sebuah restoran yang cukup recommended untuk dicicipi. Sajian menunya komplet, mulai dari masakan khas Indonesia, hidangan asal western, hingga oriental disajikan disini. Menu komplet dengan harga yang terjangkau, itulah yang ditawarkan oleh D’Class Resto & Café.

Resto di desain dengan interior minimalis tetapi terkesan mewah dan perfeksionis. Desainnya apik dengan sedikit sentuhan oriental pada pemilihan warna dan desain wallpapernya. D’Class Resto telah memanjakan lidah para konsumennya sejak tahun 2008. Menurut John, supervisor D’Class Resto, pelanggan banyak berasal dari kalangan orang kantoran yang sengaja mampir saat makan siang. Terdiri dari dua lantai, resto ini sangat memberi kesan restro classic, suasananya nyaman dan tenang.

Restoran ini menawarkan puluhan menu variatif, mulai menu khas nusantara, Asia hingga menu Negara Barat sana alias menu western. Awalnya, resto yang berkapasitas 100 seat ini keukeuh menyuguhkan menu ber-genre western, tetapi karena permintaan yang cukup banyak dari para pelanggan akan menu khas nusantara, maka tanpa pikir panjang, D’Class juga menyajikan menu-menu khas Nusantara seperti nasi uduk, sop buntut, dan nasi bakar aneka isi. Beberapa masakan Asia bercitarasa Thailand juga dihadirkan disini, ada pad thai dan aneka olahan mie, hidangan menyehatkan seperti baby pokcay, kangkung hot plate mix beef, mix vegetable cap cay, dan brokoli with cheese juga ditawarkan. Aneka sajian barbecue yang kaya daging maupun seafood juga ditawarkan untuk memanjakan lidah pelanggan, sebut saja ada barbecue seafood, prime sirlion steak, atau grill tuna with Balinese style. Yang tidak bosan dengan western food, berbagai hidangan pasta juga tersedia, seperti carbonara pasta, Bolognese pasta, pizza dengan berbagai taburan topping, serta aneka sandwich dengan isi menggiurkan. Hidangan nusantara di resto ini juga tak kalah sedap, yang menjadi favorit di resto ini adalah nasi bakar. Aroma daun kemangi yang harum menyeruak, sangat menggugah selera untuk segera menyantap hidangan yang menjadi favorit ini.

akan menu khas nusantara, maka tanpa pikir panjang, D’Class juga menyajikan menu-menu khas Nusantara seperti nasi uduk, sop buntut, dan nasi bakar aneka isi. Beberapa masakan Asia bercitarasa Thailand juga dihadirkan disini, ada pad thai dan aneka olahan mie, hidangan menyehatkan seperti baby pokcay, kangkung hot plate mix beef, mix vegetable cap cay, dan brokoli with cheese juga ditawarkan. Aneka sajian barbecue yang kaya daging maupun seafood juga ditawarkan untuk memanjakan lidah pelanggan, sebut saja ada barbecue seafood, prime sirlion steak, atau grill tuna with Balinese style. Yang tidak bosan dengan western food, berbagai hidangan pasta juga tersedia, seperti carbonara pasta, Bolognese pasta, pizza dengan berbagai taburan topping, serta aneka sandwich dengan isi menggiurkan. Hidangan nusantara di resto ini juga tak kalah sedap, yang menjadi favorit di resto ini adalah nasi bakar. Aroma daun kemangi yang harum menyeruak, sangat menggugah selera untuk segera menyantap hidangan yang menjadi favorit ini.

pelanggan, terutama yang prawn mango salad karena citarasanya yang segar,” cetus John. John menuturkan bahwa, semua bahan baku yang digunakan untuk membuah salad seperti sayur dan buah sangat segar. Bahan baku dibeli pada hari dimana salad akan dijual atau disajikan, jadi terjamin akan kesegarannya, begitu pula dengan dressing yang digunakan. “Selain dapat menggugah selera, salad juga menyehatkan, karena kandungan sayur dan buah didalamnya yang memilki gizi tinggi,” tambah John.

D’Class Resto & Café
Jalan Taman Margsatwa no. 16
Pasar Minggu, Jakarta Selatan

Artikel Lainnya

  • Jun 03, 2019

    Peranan Gula dalam Kue Kering

    Gula berperan terhadap sifat sensoris produk kue kering, terutama warna dan tekstur. Warna kue kering ditentukan oleh reaksi maillard yang terjadi selama proses pemanggangan. Gula putih kurang berperan dalam reaksi maillard karena lebih banyak mengandung sukrosa. Untuk lebih mengembangkan warna dan aroma dapat digunakan dark sugar seperti molase, madu, dan gula merah yang memiliki kadar glukosa dan fruktosa lebih tinggi sehingga reaksi maillard dapat berlangsung lebih intensif.   ...

  • Mei 31, 2019

    Ragam Penyajian Ketupat di Berbagai Daerah

    Mengisi selongsong ketupat tidak hanya dari beras. Di wilayah Sumatera Barat dan Sulawesi, ketupat dibuat dari beras ketan putih dan dimasak dengan santan. Ketupat ini mempunyai tekstur yang lebih liat dan citarasanya lebih gurih. Di Sumatera Selatan, ada beberapa yang membungkus beras ketannya dengan daun pandan, sehingga aromanya jauh lebih wangi. Lauk-pauk pendamping ketupat pun banyak macamnya, umumnya juga disesuaikan dengan makanan khas di daerah masing-masing. Contohnya, di Pulau Jawa, ketupat dimakan bersama opor ayam, sambal goreng hati, dan sayur godog, sedangkan di Sumatera, masyarakatnya lebih senang menyantap ketupat dengan rendang daging dan sayur labu yang pedas. Penyajian ketupat berikut, bisa jadi ide untuk menjamu tamu saat lebaran nanti. KETUPEK BAREH Ketupat ini banyak dibuat di daerah Sulawesi dan pesisir barat Sumatera Utara (Sibolga). Terbuat dari beras putih yang dibungkus dengan daun kelapa muda, kemudian direbus dengan santan supaya gurih. Biasa dihidangkan bersama sambal kelapa dan asam padeh ikan. KETUPEK SIPULUT Besarnya seperti ketupat pada umumnya. Terbuat dari beras ketan putih, yang bagian luarnya dilumuri santan kental. Jadi, isi ketupatnya sedikit lunak. Banyak dibuat di Sumatera Barat. Sedangkan di pesisir barat Sumatera Utara, ketupat ketan dibuat lebih kecil dan disangrai setelah direbus matang, sehingga hasilnya lebih kering dan tahan lama. Ketupat ini biasa disajikan bersama tapai ketan hitam atau rendang. KETUPAT PALAS Ketupat ketan yang dibuat dengan menggunakan daun palas sebagai bahan kulitnya. Bentuknya segitiga dan dimasak dengan santan. Banyak dibuat di daerah Kalimantan. Biasa disajikan bersama rendang, serundeng, serta kuah kacang. KETUPEK KATAN KAPAU Ketupek katan dari Kapau (Padang) ini berukuran kecil. Ketan dibungkus dengan daun kelapa muda, lalu direbus dengan santan. Ketupat ketan biasanya dimakan langsung sebagai hidangan penutup, atau bisa juga disandingkan dengan lauk pedas, seperti itik cabai hijau dan rendang. KETUPAT GLABED Ketupat dari beras khas Tegal, disajikan bersama iga kuah santan dan satai kerang. Tampilan kuah iga mirip seperti opor, berwarna kekuningan berkat penggunaan kunyit sebagai salah satu bumbunya. Makin enak menyantap ketupat glabed dengan taburan kerupuk mi, bawang goreng, dan minyak cabai. KETUPAT KANDANGAN Ketupat ini berasal dari Desa Kandangan, di wilayah Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Ketupat berkuah santan berisi ikan gabus panggang. Aroma khas ikan yang dipanggang mempercantik rasa kuah. Makin sedap menyantap ketupat kandangan ditemani sambal ulek dari tomat dan terasi. KETUPAT SAYUR PADANG Pilihan sayurnya, bisa sayur nangka muda atau sayur daun pakis, yang dimasak gulai. Atau bisa juga dikombinasikan keduanya saat penyajian. Tak ketinggalan, rendang atau telur balado lengkap dengan kerupuk merahnya, menjadi pendamping yang pas menikmati ketupat sayur ini. LAKSA KETUPAT Selain dimakan bersama sayur berkuah santan, versi lain ketupat Betawi, disandingkan dengan laksa. Kuah laksa dibuat dari campuran bumbu dan rempah yang cukup banyak, mulai dari bawang, cabai, lengkuas, jahe, kencur, temu mangga, kunyit, merica, ketumbar, jintan, dan kelabat. Ditambah lagi teri medan, kelapa parut sangrai, dan ebi kering juga turut ‘memeriahkan’ kuah laksa. Tak heran, bumbu dan bahan yang ramai ini membuat kuah laksa terasa begitu sedap. KI-37   ...

  • Mei 30, 2019

    Tren Buka Puasa di Luar Rumah

    Berbuka di luar rumah memang telah menjadi tren, terutama bagi kaum muda. Di samping untuk memilih menu yang lebih beragam, tren berbuka bersama teman-teman dekat atau pun teman lama untuk menjalin kembali silaturahmi juga meningkatkan permintaan terhadap restoran, terutama yang secara khusus memberikan paket atau menyediakan hidangan Ramadan. Hal tersebut tentu menjadi peluang pelaku usaha restoran maupun kafe untuk berlomba-lomba menyediakan menu dan tempat yang cocok untuk berbuka puasa. ...

  • Mei 28, 2019

    Kue Apem: Makna Tradisi dan Religi, serta Manfaatnya

    Lebih dari sekadar simbol religi dan tradisi, apem mewariskan teknologi pengolahan pangan berupa fermentasi tradisional. Teknologi fermentasi merupakan proses bioteknologi paling tua yang melibatkan peran mikroorganisme untuk meningkatkan karakteristik sensori produk. ...

  • Mei 28, 2019

    Olahraga yang Dianjurkan ketika Berpuasa.

    Olahraga merupakan gaya hidup sehat yang hendaknya rutin dilakukan dengan frekuensi 3-5 kali semiggu selama satu jam tergantung jenis olahraganya. Ketika berpuasa, olahraga yang dianjurkan adalah olahraga yang tingkatannya sedang, misalnya jalan cepat baik outdoor maupun di atas treadmill. ...