Dapur Peduli Heinz ABC



ABC Dapur Peduli adalah inisiatif dari Heinz ABC Indonesia untuk memotivasi masyarakat agar berbagi kepada sesama terutama pada Bulan Ramadhan

 Heinz ABC Indonesia, penyedia Kecap ABC terkemuka di Indonesia, Rabu 10 Agustus kemarin mengumumkan digelarnya kembali program “ABC Dapur Peduli 2011”, sebuah program amal tahunan untuk memotivasi kaum ibu agar berbagi kepada sesama terutama kepada kaum dhuafa. Program “ABC Dapur Peduli” tersebut memberi kesempatan kepada para ibu di Jakarta dan Bandung untuk turut berpartisipasi menyediakan 100.000 paket makanan kepada kaum dhuafa sepanjang bulan puasa yang penuh berkah.

Program “ABC Dapur Peduli” mendapat dukungan dari banyak pihak, diantaranya Dompet Dhuafa, ustadz kondang Sholeh Mahmoed, pakar kuliner Yeni Ismayani serta beberapa public figure di Indonesia, termasuk pasangan suami-istri Riafinola Ifani Sari (Nola Be3) dan Baldy Mulia.

Hari Widyo, Human Resources Director, PT. Heinz ABC Indonesia, mewakili jajaran manajemen Heinz ABC Indonesia, mengatakan, ”Kecap ABC telah beredar di Indonesia selama lebih dari 35 tahun sejak 1975 dan kami masih akan terus ‘menggurihkan dan mengentalkan’ Indonesia selama bertahun-tahun mendatang. Program “ABC Dapur Peduli” merupakan salah satu bukti komitmen Kecap ABC untuk masyarakat Indonesia yang bertujuan memberikan wadah kepada kaum ibu untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan di bulan puasa. Kami juga sangat senang dan bangga akan dukungan yang mengalir dari berbagai pihak terhadap program ini.”

“Heinz ABC memulai dengan membagikan lebih dari 100.000 paket makanan kepada kaum dhuafa sepanjang bulan puasa yang penuh berkah ini di area Jabodetabek dan Bandung. Dengan apa yang telah kami mulai pada hari ini, kami berharap para ibu dapat terinspirasi untuk memperbesar jangkauan bantuan kepada kaum dhuafa di kantung-kantung dhuafa yang lain,” tambahnya.

ABC Dapur Peduli menyediakan banyak cara kepada khalayak ramai untuk turut berpartisipasi. Jika seorang konsumen membeli kecap manis ABC selama bulan Ramadhan, maka artinya konsumen tersebut sudah berpartisipasi dalam pendistribusian lebih dari 100.000 paket makanan kepada kaum dhuafa ini. ABC Dapur Peduli juga mengalokasikan tambahan 5.000 paket makanan lagi (di luar dari 100.000 paket makanan yang telah disediakan) bagi para ibu yang ingin turut berpartisipasi melalui akun facebook atau twitter mereka. Cukup menjadi fans dari akun facebook ABC Dapur Peduli dan/atau menjadi follower dari akun twitter ABC Dapur Peduli, maka mereka juga dapat berkontribusi dalam program ini.

Sebagai simbolis pembukaan, hari ini ABC Dapur Peduli mengerahkan lebih dari 50 karyawan yang menjadi sukarelawan Heinz ABC dan 150 ibu-ibu Majelis Ta’lim untuk bersama-sama memasak menu buka puasa yang telah disusun oleh ahli tata boga profesional Yeni Ismayani di Mesjid Sunda Kelapa, Menteng. Lalu mereka akan membagikan paket makanan yang telah dimasak tersebut kepada sekitar 1.000 kaum dhuafa di daerah Menteng.

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...