Tempe, Warisan Budaya dengan Bioteknologi



Tempe sebagai warisan budaya bangsa telah diakui oleh dunia. Hal tersebut diungkapkan oleh Prof. Rizal Syarief, Ketua Forum Tempe Indonesia dan juga Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) beberapa waktu lalu dalam Seminar Tempe di Jakarta.

“Hal ini dibuktikan, bahwa dalam bahasa apapun, tempe tetaplah tempe. Dan Indonesia memiliki variasi dan aneka jenis tempe, yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya,” kata Rizal. Lebih lanjut Rizal mengatakan, bahwa proses pengolahan tempe yang melibatkan mikroba seperti Rhizopus dan Aspergillus, merupakan salah satu bentuk bioteknologi tertua.

Dalam kesempatan yang sama Prof. Made Astawan, ahli gizi dari IPB menyebutkan bahwa tempe dan tahu sebagai makanan berbasis kedelai, memiliki kadar isoflavon yang cukup tinggi. “Bahkan lebih tinggi dibandingkan susu kedelai,” ujar Made. Selain itu, Made menambahkan bahwa adanya fermentasi dapat meningkatkan kualitas protein -sehingga lebih mudah dicerna. “Beberapa jenis vitamin pun akan meningkat jumlahnya,” lanjut Made.

Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, sudah saatnya tempe lebih dimanfaatkan secara optimal. Tempe -dan juga tahu, dapat dikreasikan dalam berbagai jenis masakan secara lezat dan sehat. K-09

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...