Hospitality Festival 2010 Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung



Hospitality festival berasal dari kegiatan Profesional Skill Development (PSD) yang diadakan setiap akhir semester di jurusan Hospitality. Kegiatan PSD telah berlangsung sejak tahun 2002 sampai sekarang dan masih dalam kalender akademik Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung.
Kegiatan PSD merupakan kristalisasi hasil dari proses kegiatan belajar mengajar para mahasiswa selama 8 semester di masing-masing program studi yang dilaksanakan dengan berbagai macam metodologi pembelajaran yang dapat langsung diterapkan kepada para mahasiswa di lapangan kerjanya nanti. Selama kurang lebih 8 tahun kegiatan ini berlangsung secara terpisah antara satu program studi dengan program studi lainnya yang dilaksanakan pada satu waktu.

Untuk mengoptimalkan profesionalisme mahasiswa jurusan Hospitality di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, dipandang perlu untuk menyelenggarakan suatu kegiatan yang dapat mengakomodir semua potensi mahasiswa yang terkait dengan Skill, Knowledge, Attitude di bidang keahliannya masing-masing.

Kegiatan Hospitality Festival merupakan kegiatan pertama yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung untuk melaksanakan kegiatan PSD pada masing-masing program studi secara terpadu dan terjadwal di bawah kordinasi Jurusan Hospitality. Walaupun kegiatan ini didelegasikan kepada tim kreatif, tetapi yang menjadi pelaksana seluruh rangkaian kegiatan adalah para mahasiswa STP Bandung Jurusan Hospitality. Selain menghimpun seluruh kegiatan PSD dari setiap program studi, Hospitality Festival juga dipadukan dengan kegiatan lainnya. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 15-18 Juni 2010 bertempat di Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dengan mangambil tema “Hospitality Creativity 2010”.

Di Hospitality Festival, Jurusan Hospitality akan menyelenggarakan berbagai macam kegiatan yang melibatkan 6 program studi dibawahnya. Program Studi S-1 Studi Akomodasi dan Katering (S1-SAK) akan menampilkan kegiatan Talk Show dan Workshop; Program studi Diploma IV Administrasi Hotel (D-IVADH) dengan kegiatan Hospitality Food Bazaar nya; Diploma-III Manajemen Tata Boga (D-III MTB) menampilkan Food Display; Manajemen Tata Hidangan (D-III MTH) menampilkan kompetensi Mixing Drink, Floral Arrangement, Restaurant Service, Flambe; Manajemen Patiseri (D-III MPI) menampilkan Pastry Display; dan Manajemen Divisi Kamar (D-III MDK) berupa kegiatan Front Office Competition dan Making Bed Competition. Semua kegiatan tersebut memiliki kriteria dan basis penilaian yang mengacu pada standar yang sering digunakan oleh para juri di ASEAN Skill Competition dan World Skill Competition. Pada kegiatan ini pun akan mengundang para juri yang berkompeten dan ahli di bidangnya.

Di samping kegiatan yang bersifat kompetisi, Hospitality Festival ini akan dijadikan pula sebagai ajang untuk menampilkan produk-produk makanan dan minuman hasil kreasi para mahasiswa jurusan Hospitality baik secara individu maupun secara kelompok (kolektif), yang bisa dinikmati oleh para pengunjung dalam kegiatan Hospitality Food Bazaar 2010. Food Bazaar juga akan diramaikan oleh kehadiran beberapa pedagang makanan tradisional. Pada rangkaian kegiatan ini akan diselenggarakan kegiatan Workshop atau talk show dengan tema “Photography for Food and Beverage” dan “Healthy food for Healthy Body” yang akan menghadirkan para nara sumber yang merupakan pakar di bidangnya masing-masing.

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan warming up untuk menyambut Dies Natalis Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung ke-50 yang jatuh pada tahun 2012 dengan rangkaian kegiatan yang lebih baik, ramai, dan lebih berkualitas lagi, guna menarik animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam memajukkan dan mengembangkan dunia pariwisata Indonesia dalam peta persaingan pariwisata global, dan yang pastinya untuk mencapai kejayaan STP Bandung di mata dunia. Semoga.

Arief Rachman, SE. Koordinator Pelaksana Hospitality Festival 2010

Artikel Lainnya

  • Feb 20, 2019

    Peluang dan Tantangan Manis Bisnis Kefir

    Di Indonesia, produk kefir masih perlu diedukasi ke masyarakat luas bahwa ada produk fermentasi susu selain yogurt yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Produk kefir sangat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran mengkonsumsi produk fermentasi susu yang berkualitas dan menyehatkan. Terdapat beberapa tantangan dalam produksi kefir dan menjaga konsistensi kualitasnya. Secara ideal, kefir yang berkualitas dihasilkan dengan menggunakan biji kefir dan aplikasi teknik produksi secara tradisional serta menghindari penggunaan sarana berbahan metal. Namun aplikasi ini mengalami kesulitan dalam menjaga konsistensi produk akhir. Sejalan dengan kemajuan teknologi pangan, hal ini dapat diatasi dengan menggunakan starter berupa mother-culture yang bisa menghasilkan kefir yang mirip dengan kefir yang dihasilkan secara tradisional. Produk kefir mengandung gas CO2 sehingga semakin lama proses fermentasi dilakukan maka kandungan gas CO2 semakin tinggi. Secara bertahap gas CO2 yang terbentuk harus dikeluarkan. Perlu ada desain kemasan khusus yang memudahkan keluarnya gas yang terbentuk selama dalam kemasan. Bila sistem kemasnya rapat, maka gas CO2 akan menyebabkan kembung kemasan dan bisa meledak bila kandungan gas terlalu tinggi. ...

  • Feb 19, 2019

    Mengenal Ingridien untuk Membuat Gelato

    Gelato merupakan jenis es krim yang berasal dari Italia. Perbedaan gelato dengan es krim pada umumnya terutama terletak pada komposisi kandungan lemaknya. Produk gelato memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit daripada es krim. Berbeda dengan es krim, komponen utama gelato adalah susu dan krim, tanpa penambahan kuning telur seperti pada formulasi es krim. Jenis susu yang paling baik untuk membuat gelato adalah whole milk sebanyak 3,5%, namun gelato juga dibuat menggunakan susu rendah lemak dengan jumlah sebanyak 1-2% atau pun susu tanpa lemak (skim). Selain mempertahankan sifat krimi dan tekstur yang lembut, namun susu juga berfungsi meningkatkan resistensi produk terhadap leleh. Di samping itu, susu tidak hanya menambah kandungan protein dalam produk, namun juga merupakan sumber kalsium. ...

  • Feb 18, 2019

    Ragam Olahan Kacang Ijo

    Kacang hijau atau yang biasa disebut kacang ijo merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sebagai bahan pangan, kacang ijo merupakan salah satu sumber protein nabati dengan kandungan protein sekitar 22,2%. Selain itu kacang ijo juga kaya akan zat gizi lain yang bermanfaat bagi tubuh seperti kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, serta vitamin B1. Meskipun bukan sebagai makanan pokok, masyarakat seringkali mengolah kacang ijo menjadi masakan siap santap. Hampir semua kalangan dapat menikmati masakan berbasis kacang ijo karena ketersediaan dan harga yang cukup terjangkau. ...

  • Feb 15, 2019

    Dangke: Produk Keju dengan Kearifan Lokal

    Dangke merupakan produk keju tradisional dari susu kerbau khas Sulawesi Selatan dan telah diproduksi sejak tahun 1905. Dangke banyak diproduksi di daerah Enrekang, Curio, Baraka, Anggeraja dan Alla. Menurut cerita, nama Dangke berasal dari bahasa Belanda, “dank u well” yang berarti terimaksih banyak. Saat itu seorang peternak kerbau memberikan olahan fermentasi susu kepada orang Belanda yang sedang melintas dan orang Belanda tersebut mengucapkan “dank je” yaitu ucapan singkat dari “dank u well”. Sejak saat itulah susu fermentasi kerbau ini disebut dangke. Dangke memiliki tekstur yang elastis, berwarna putih, dan memiliki rasa mirip dengan keju pada umumnya. ...

  • Feb 14, 2019

    Costing Menu Summer Fresh

    Summer Fresh merupakan smoothies buah mangga, pisang, dan peach yang dihaluskan dengan tambahan susu dan yogurt. Teksturnya agak kental mengandung butiran halus es buah beku yang dingin, sangat pas disajikan saat siang atau udara panas. Kaya akan vitamin C, kalium, kalsium, dan zat gizi lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Penambahan yogurt selain memberi rasa asam segar juga memberikan manfaat bagi kesehatan percernaan karena mengandung probiotik. Bahan smothies ini antara lain mangga, peach, pisang, susu segar, dan yogurt. Kandungan gizi per porsinya antara lain; energi 251 kkal, protein 7,6 gram, lemak 8,2 gram, dan karbohidrat 39,8 gram. Berikut adalah costing dari Summer Fresh: ...