Maraknya Gerai Frozen Yoghurt



Demam frozen yoghurt masih melanda konsumen pencinta yoghurt. Mungkin bukan hanya pecinta yoghurt tetapi mereka yang juga penasaran dengan jajanan bernama frozen yogurt -atau froyo nama bekennya- ini. Namanya saja frozen yoghurt, tentu saja yoghurt sebagai bahan utamanya. Froyo bukan ice cream, bukan pula yoghurt stir yang bertekstur kental, tetapi yoghurt stir yang diolah kembali, dimasukkan kedalam ice cream maker hingga struktur dan bentuk yoghurt berubah menjadi lebih padat, mengembang, dan konsisten. Gerai froyo sekarang ada di berbagai mall di Indonesia, sudah menjadi life style bagi pengunjung mal untuk sekedar mencicipi froyo sebagai jajanan sehat ketika berkunjung ke mal. Berbagai topping buah-buah segar hingga cokelat dan kacang-kacangan siap menghiasi froyo yang akan dibeli konsumen.

Twistberry frozen yogurt

Berjalan-jalan di daerah Cibubur, Twistberry, salah satu gerai froyo yang ada di mal. Sekilas tampak gerainya di desain sangat manis, dengan warna pink dominan dan beberapa meja kursi bagi pengunjung yang ingin langsung menikmati Twistberry. Ada dua varian rasa yang ditawarkan, plain froyo atau blueberry froyo. Diklaim sehat, low fat dan masih mengandung bakteri baik untuk pencernaan seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococus thermophillus oleh Vincent Susilo, Marketing & Promotion Twistberry. Ada yang berbeda untuk topping yang ditawarkan, Twistberry menyediakan mochi sebagai salah satu topping andalannya. Irisan putih kotak-kotak kecil dengan sedikit rasa manis, memberikan rasa berbeda jika dipadu dengan froyo. Harga yang dibandrol tidak menguras kantong, 13 ribu rupiah untuk small froyo tanpa topping, dan maksimal 38 ribu untuk large froyo dengan berbagai topping.

“Bukan hanya sekedar ikut-ikutan, selama lebih dari 2 tahun Twisberry ikut meramaikan pasar froyo di Indonesia, diharapkan pasar froyo tetap diminati kedepannya” tambah Vincent. Menurut Vincent, kesadaran masyarakat akan makanan sehat sudah mulai tinggi, diharapkan froyo menjadi salah satu altermatif camilan yang menyehatkan. K-12

Artikel Lainnya

  • Jun 26, 2019

    Efek Konsumsi Lemak Trans terhadap Kesehatan

    Lemak trans ialah semua isomer geometrik dari asam lemak tidak jenuh tunggal dan asam lemak tidak jenuh jamak yang tidak terkonjugasi, dipengaruhi setidaknya oleh satu kelompok metilen, dengan ikatan rangkap karbon-karbon dalam konfiurasi trans. Lemak trans ini dapat terbentuk secara alami dalam bahan pangan serta selama proses pengolahan pangan pada temperatur yang sangat tinggi (proses deodorisasi dan penggorengan) dan melalui reaksi hidrogenasi. ...

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...

  • Jun 19, 2019

    Risiko Konsumsi Lemak Jenuh untuk Kesehatan

    Lemak jenuh ada yang bersumber dari hewan (seperti gajih, lemak dalam daging, dan lainnya) dan ada yang bersumber dari pangan nabati (seperti minyak kelapa). Dalam kaitannya dengan penyakit jantung, maka lemak jenuh yang berasal dari hewan dinyatakan lebih berbahaya. ...