Bocuse dOr 2011 at Eurexpo, Lyon, France



Kompetisi memasak dunia, The Bocuse d'Or kembali digelar. Bertempat di Eurexpo, Lyon, Perancis 25-26 Januari 2011, acara ini diikuti oleh 24 negara, yakni Denmark, Swedia, Norwegia, Perancis, Finlandia, Swiss, Islandia, Jepang, USA, Belanda, Kanada, Belgia, Cina, Spanyol, Italia, Malaysia, Argentina, Australia, Guatemala, Uruguay, Polandia, Indonesia, Jerman and United Kingdom.

Diwakili oleh Guruh Nugraha sebagai Chef Candidate dan Risky Hidayah sebagai Commis Chef, dari Riva Restaurant (The Park Lane Hotel Jakarta) untuk pertama kalinya tim Indonesia ikut dalam final kompetisi Bocuse d'Or. Ikut turut serta dalam tim yakni Vindex Valentino Tengker dari Four Seasons Hotel (President/Jury), Gilles Marx dari AMUZ Gourmet Restaurant (Coach) dan Stefu Santoso dari The Park Lane Jakarta (Team Manager).

Dalam kompetisi ini, setiap tim harus menyajikan 2 jenis main course berbahan baku Scottish Monkfish dan Scottish Lamb Saddle dengan 3 garnish untuk setiap hidangan, dalam waktu 5 jam 35 menit. Setiap hidangan dibagi menjadi 14 porsi; 2 porsi pada piring saji, disajikan a la carte untuk sampel dan dokumentasi, serta 12 porsi lainnya diletakkan pada presentation tray untuk dinilai oleh juri.

Meskipun tim Indonesia belum bisa menjuarai kompetisi ini, merupakan suatu kebanggaan Indonesia bisa ikut serta dalam acara yang paling bergengsi di dunia masak-memasak tingkat dunia ini.

Berikut daftar Negara pemenang Bocuse d'Or Competition:

 The result of the Competition:

  1. Denmark
  2. Swedia
  3. Norwegia

The Best Fish Dish                  : Switzerland
The Best Lamb Dish                : Perancis
The Best Commis                    : Jepang
The Best Promotional Poster  : Guatemala
The Best Poster                       : Spanyol

Artikel Lainnya

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...

  • Mar 14, 2019

    Tip Menghindari Kesalahan dalam Penimbangan

    Pembuatan produk bakeri seperti roti dan pastry harus melibatkan proses perhitungan, penimbangan, dan prosedur baku yang harus diataati dalam tiap tahapannya. Penggunaan bahan-bahan seperti tepung, ragi, gula, dan bahan-bahan lain harus sesuai dengan standar formula yang sudah ditetapkan. Akurasi atau ketelitian diperlukan untuk mencegah kesalahan dalam penggunaan bahan. Berikut beberapa tip untuk menhindari kesalahan penimbangan dalam pembuatan produk bakeri.   ...