Jalan-jalan ke Pabrik Roti`



Sari Roti dan Blue Band mengajak para jurnalis di bidang makanan menyaksikan secara langsung proses pembuatan roti di pabrik Sari Roti di Jababeka Cikarang pada akhir Juli lalu. Dimulai dari pukul 08.00 WIB rekan media sudah berkumpul di lobby Head Office Unilever Jalan Gatot Subroto Jakarta untuk bersama-sama berangkat ke lokasi pabrik Sari Roti. 

Sesampainya disana, para jurnalis yang berjumlah tidak kurang dari 30 orang berkumpul di auditorium untuk menyaksikan video company profile dan sambutan dari Pak Yusuf Hady selaku Director of Operations PT Nippon Indosari Corpindo. Pak Yusuf kemudian melanjutkan acara dengan menjelaskan sejarah berdirinya pabrik Sari Roti. 

Tur keliling pabrik Sari Roti menjadi acara selanjutnya. Sebelum melakukan tur, para jurnalis diharuskan menggunakan pakaian khusus dan melewati ruangan sterilisasi. Hal  itu  dilakukan demi menjaga kualitas dan kebersihan produk Sari Roti.

Dari balik kaca, selama kurang lebih 30 menit, para jurnalis menyaksikan beberapa tahap pembuatan Sari Roti, mulai dari pencampuran adonan roti hingga pengemasan roti. Di pabrik Sari Roti tersebut, terdapat dua lini mesin untuk membuat roti manis dan roti tawar.

Keseluruhan proses dilakukan oleh mesin berteknologi tinggi sehingga kualitas dan kehigienisan produk tetap terjaga. Sari Roti ingin menunjukkan tentang komitmennya untuk selalu menghadirkan produk yang Halal, Higienis dan Healthy. 

Dalam acara jalan-jalan tersebut, presenter Amy Zein berusaha untuk selalu menghidupkan suasana mulai dari perjalanan menuju pabrik hingga acara selesai. Sebagai penutup acara, para jurnalis didaulat untuk berpartisipasi dalam permainan seru dan berfoto dengan tim Sari Roti.   K-08

Artikel Lainnya

  • Jan 23, 2019

    Mikroba Penyebab Kerusakan Jus Buah

    Umur simpan jus buah dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari pemilihan bahan baku, cara pengolahan, peralatan dan mesin pengolahan, pengemasan, serta kondisi penyimpanan. Akan tetapi faktor utama kerusakan jus buah tak lepas dari adanya mikroba penyebab kerusakan. Kandungan zat gizi pada jus buah merupakan tempat hidup yang sesuai untuk pertumbuhan mikroba, selain itu didukung dengan kadar air yang tinggi dan nilai aktifias air (aw) yang juga tinggi (0,97-1,00). Jenis mikroba umum yang menjadi penyebab kerusakan jus buah yaitu dari golongan bakteri (misalnya E. coli, dan Klebsiella), kapang (misalnya Aspergillus sp.), dan khamir. Bakteri, kapang, dan khamir dapat menimbulkan aroma yang tidak sedap, toksin, gas, alkohol, busa, lendir, cemaran fisik, perubahan rasa, warna, bentuk dan kekentalan.   ...

  • Jan 22, 2019

    Branding Restoran Masa Kini melalui Teknik Memorable Experience

    Membuat masakan yang enak bukan menjadi satu-satunya modal membangun bisnis resto. Menyajikan makanan terenak sekalipun belum tentu dapat mendatangkan pelanggan yang banyak tanpa strategi pemasaran yang bagus. Strategi pemasaran yang harus dipikirkan oleh resto modern adalah bagaimana menciptakan pengalaman luar biasa yang belum pernah diberikan oleh resto-resto yang sudah ada sebelumnya. ...

  • Jan 21, 2019

    Membuat Roti dengan Teknik Sourdough

    Metode sourdough juga dikenal dengan metode biang, merupakan teknik lawas yang digunakan untuk membuat adonan roti jauh sebelum ditemukannya ragi instan pada tahun 1800-an. Prinsip teknik sourdough adalah membuat adonan biang sebagai starter (seperti starter untuk yoghurt) dan menjadikan biang tersebut sebagai leavening agent dalam adonan roti. Adonan biang tersebut mengandung yeast dan bakteri hidup Lactobacillus yang ditangkap secara alami dari udara dan dari dalam terigu, kemudian dibiakkan secara terus menerus. ...

  • Jan 18, 2019

    Jus VS Buah Segar

    Buah adalah salah satu bahan pangan penting untuk mendukung kesehatan tubuh. Di dalam buah terkandung sejumlah zat gizi, serat pangan, dan berbagai komponen bioaktif. Terdapat beberapa cara dalam menikmati buah dan sayur. Salah satunya yang cukup populer adalah mengolahnya menjadi jus. ...

  • Jan 17, 2019

    Cara Mencegah Chilling Injuries pada Buah

    Chilling injuries merupakan luka atau kerusakan yang disebabkan pendinginan sehingga menurunkan mutu buah. Kerusakan yang terjadi dapat berupa timbulnya bintik-bintik pada permukaan, pencokelatan, pelunakan tekstur dan pematangan yang tidak normal. Terjadinya chilling injuries tidak hanya disebabkan oleh besarnya suhu yang digunakan, namun juga lama paparan suhu tersebut terhadap produk. Beberapa buah tahan terhadap pendinginan dengan waktu yang pendek (Aked, 2002). Pada chilling injuries, jika buah atau sayur telah mengalami kerusakan maka akan lebih rentan mengalami kebusukan. Hal ini salah satunya karena kontaminasi bakteri Alternaria sp., yaitu mikrobia yang tidak tumbuh pada jaringan sehat, tetapi berkembang pada jaringan yang lemah akibat kerusakan suhu rendah. ...