Dari Tradisional Menjadi Fenomenal





Kreativitas menjadi kunci keberhasilan dalam mengubah hal yang biasa menjadi luarr biasa. Di tangan Reza Nurhilman, keripik singkong yang mulanya dianggap cemilan tradisional biasa seketika berubah menjadi fenomena tren gaya hidup baru. Penggemarnya bahkan rela bersusah payah demi mendapatkan sebungkus keripik istimewa ini.

Keripik singkong fenomenal

Fenomena keripik singkong pedas Maicih, belakangan memang menjadi pembicaraan super hot di kalangan pecinta kuliner. Keripik singkong pedas atau yang biasa dikenal masyarakat kota Bandung sebagai keripik setan ini terkenal dengan rasanya yang super pedas. Uniknya ada beberapa level kepedasan dari level 1 hingga level 10. Semakin besar levelnya, semakin pedas dan terbatas produknya sehingga semakin diburu oleh penggemarnya yang penasaran. Level 10 merupakan limited edition bagi pecinta kuliner super pedas sejati.

Sejak diluncurkan pada Juni 2010, Reza Nurhilman, sosok di balik kesuksesan Maicih, berhasil meroketkan popularitas keripik pedas ini melalui strategi marketing yang berani berbeda. Dalam satu hari sekitar 2.000 sampai 3.000 bungkus keripik Maicih laku dipasaran. Dengan harga perbungkusnya mulai dari Rp 15.000, maka tak heran bila mahasiswa manajemen perguruan tinggi swasta di Bandung ini kini meraup omzet hingga Rp 1 milliar per bulan. Merk Maicih pun menjadi top of mind untuk produk keripik pedas asal Bandung. "Maicih memang bukan keripik setan yang pertama. Tapi saya ingin Maicih jadi ikon. Bukan sekadar oleh-oleh khas Bandung, tapi jadi kebutuhan," harap Reza. Lelaki muda yang biasa disapa Axl ini menuturkan bahwa gagasan awal membuat keripik pedas bermula dari pertemuannya dengan seorang nenek (emak) 3 tahun silam. Berbekal resep rahasia si emak, dia mulai membuat keripik singkong yang renyah dan gurih. Awalnya Maicih diproduksi dengan 5 varian level pedas. Setelah tes pasar selama 3 bulan, ternyata konsumen lebih menyukai keripik level 3 dengan rasa pedas sedang dan level 5 dengan rasa pedas.


Kini Maicih memiliki berbagai variasi produk seperti keripik gurilem, seblak, macaroni, baso goreng. Semuanya berciri khas tradisional dan pedas ala Maicih.

 

Pasukan jenderal gentayangan

Popularitas keripik setan menanjak berkat kejelian Axl melakukan strategi pemasaran melalui jaringan social facebook dan twitter. Keripik Maicih memang tidak dijual layaknya produk sejenis yang dipajang di toko dan supermarket. Untuk mendapatkan sebungkus keripik Maicih, konsumen harus berburu info lokasi penjualan yang selalu berpindah-pindah yang di update melalui twitter dan facebook. Di lokasi penjualan pun, konsumen masih harus berjuang dalam antrian yang panjang layaknya kereta api.

Lalu apa yang membuat banyak orang rela bersusah payah demi keripik setan ini? Maicih memang bukan sekedar keripik, Axl telah menjadikan merk ini sebagai trend gaya hidup di kalangan anak muda. “Rasanya belum gaul kalau belum makan maicih,” demikian komentar dari para Icihers, komunitas penggemar maicih yang mayoritas remaja putri.

Kekuatan Maicih juga terletak pada distributor (agen reseller) yang tersebar di berbagai kota seperti Bandung, Jabotabek, luar Pulau Jawa dan bahkan luar negeri. Jika anda membuka fanpage #maicih atau follow @infomaicih, anda akan bertemu dengan pasukan jenderal yang meng-update status lokasi gentayangan mereka. What? Apa pula ini para jenderal gentayangan? Karena pangsa pasarnya mayoritas kalangan muda, maka jangan terkaget-kaget dengan istilah-istilah gaul yang beredar di dunia icihers, seperti sebutan ‘Presiden’ untuk jabatan Axl sebagai Kepala Negara Maicih, ‘Jenderal’ untuk sebutan agen penjual, ‘Cucu’ yang berarti konsumen, ‘Icihers’ sebagai sebutan gaul penggemar Maicih. Ataupun istilah 'tericih-icih', untuk menggambarkan ketagihan akan pedasnya si emak.

Seiring kesuksesannya yang melesat , makin banyak peminat yang tertarik menjadi reseller. Dari berjualan Maicih saja, ada ‘jenderal’ yang dapat meraih penghasilan hingga Rp 10 juta perbulan. Namun untuk menjadi jenderal tanpa bintang, peminat harus lulus dulu dari Akademi Jenderal Maicih.

Selalu berinovasi

Kesuksesan yang telah diraih Axl tak membuatnya puas begitu saja. Ke depan ia berencana melakukan inovasi baru untuk lebih mensukseskan bisnisnya. Sadar bahwa suatu produk akan mengalami titik jenuh bila berhenti berinovasi. Namun Axl merasa masih jauh dari titik jenuh karena secara statistik, penduduk Indonesia mencapai lebih dari 200 juta jiwa sementara kapasitas produksi maksimal Maicih baru 200.000 bungkus perbulan. “Potensi pasar Indonesia masih besar karena masih banyak orang yang belum mencicipi Maicih,” harap Axl.
Oleh karena itu, kapasitas produksi Maicih terus ditingkatkan agar produknya bisa menjangkau pemasaran dari Sabang sampai Merauke. Exclusivitas produk Maicih tetap dijaga sebaik mungkin agar tidak terdapat di sembarang tempat untuk mencegah kebosanan pasar. “Saya tidak akan menjual lewat minimarket, supermarket atau pasar,” ujarnya.

Seiring kesuksesannya yang telah menginspirasi banyak orang, Axl kini kerap diundang sebagai pembicara seminar. “Bukan sharing tentang cara pembuatan Maicih, tapi bagaimana strategi saya dalam membesarkan Maicih," ujarnya. Gebrakan Axl telah membuat kita semakin bangga pada kuliner lokal. Dan semoga semakin banyak generasi muda bangsa yang terinspirasi memajukan kuliner Indonesia untuk Go International.

Tips aman menikmati keripik pedas

Tertarik untuk mencicipi keripik setan tapi khawatir dengan kekuatan lambung yang tidak tahan rasa pedas? Berikut beberapa tips dari sang ‘Presiden’ untuk anda agar aman saat makan keripik pedas yang satu ini :

1. Saat memakan keripik pedas, sebaiknya emut-emut keripiknya. Zat pedas bisa dilarutkan oleh enzim.
2. Jangan terlalu sering minum air putih. Tunggu dulu hingga puas memakan keripik pedas.
3. Jangan makan terlalu banyak, secukupnya saja.

Tertantang uji nyali kepedasan maicih? silakan memburu para jenderal yang gentayangan di sekitar anda.

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...