W-Miitem Si Hitam yang Memikat



Bagi yang pernah mencicipi pasta nero atau spagheti nero, pasti sudah tak asing lagi dengan menu andalan Miitem Resto,
yakni Miitem. Sesuai dengan namanya, mi yang berwarna hitam pekat ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pasta atau spagheti nero yang biasanya menjadi menu andalan resto-resto yang menyajikan hidangan khas Negara Italia dan Spanyol.
Warna hitam pada mi berasal dari tinta cumi yang di infused kedalam adonan sehingga dihasilkan warna hitam yang pekat, dan untuk menguatkan citra cuminya, sang penggagas mi berwarna hitam ini juga memasukkan daging cumi yang dihaluskan kedalam adonan mi, sehingga citarasa mi gurih dan unik. Pasti kebanyakan dari Anda sudah tahu siapa penggagas mi unik berwarna hitam itu, William Wongso sang ahli kuliner Indonesia yang meraciknya. Sejak 4 tahun lalu Pak William mengembangkan mi berwarna hitam ini. Terinspirasi dari pasta nero yang berwarna hitam asal Italia dan Spanyol, sejak setahun yang lalu dibawah bendera ‘Flavors of W’, dua outlet Miitem Resto didirikan yakni di lantai 3 Plaza Indonesia, dan di Ground Floor Citywalk Sudirman.

“Menu yang kami tawarkan tidak melulu mi dan olahannya, selain miitem yang berwarna hitam, ada juga miitem yang berwarna pink, aneka sandwich, pizza dan pasta. Kisaran harga menu disini juga terjangkau bagi siapa saja, hanya dengan 50-70 ribu rupiah per orang, seporsi miitem dan minuman sudah bisa membuat perut kenyang,” promo Olivia Wongso putri pak William Wongso yang bertanggung jawab dalam operasional kedua restoran Miitem.

Restoran didesain dengan warna hitam yang dominan, seakan mengukuhkan menu unggulan yang ditawarkan. Apa yang biasa dipesan oleh pengunjung? Dengan mantap Olivia menjawab, “Miitem Aglio Olio. Miitem yang ditumis dengan potongan daging ayam yang telah dibumbui dengan irisan cabai merah kering, bawang putih, lada putih, garam, dan taburan keju parmesan diatasnya,” jelas Olivia. Pilihan condiment alias pendamping miitem juga bisa dipilih, seperti miitem dengan tuna rica-rica, miitem dengan daun basil pesto, miitem dengan shoyu soup, miitem goreng jawa, dan cwie miitem juga ada. “Miitem pink juga disajikan dengan condiment yang sama seperti miitem,” jelas Olivia.

Restoran Miitem memang menyajikan suatu pengalaman yang berbeda dalam menyantap kuliner kebanyakan. Bentuk dan warnanya yang menurut kebanyakan orang asing, mambuat miitem menjadi salah satu pilihan kuliner yang cukup menarik. Tak usah khawatir bagi Anda para pelanggan Miitem, karena semua makanan yang disajikan dijamin memenuhi standar higieni sehingga sangat aman untuk dikonsumsi.

K-12

Artikel Lainnya

  • Ags 02, 2019

    Bahan Pangan Pembentuk Rasa Umami

    Awalnya, manusia hanya mengenal empat rasa dasar, yaitu manis, asin, asam, dan pahit. Namun sejak seratus tahun yang lalu telah ditemukan komponen rasa dasar kelima, yakni umami. Untuk lebih mempermudah mendeskripsikan rasa umami, sering digunakan istilah ‘gurih’. Keberadaan umami sangat penting dalam menciptakan rasa yang enak. ...

  • Ags 02, 2019

    Peluang Bisnis Pasta di Industri Kuliner Indonesia

    Tren kuliner sangat mudah masuk dan berkembang dari satu negara ke negara lain akibat banyak faktor, salah satunya pertukaran budaya. Semakin berkembangnya dunia kuliner juga menjadikan para pelaku industri ini saling berlomba-lomba menghadirkan inovasi dari tren-tren yang ada. Menggabungkan masakan dari luar negeri dengan bahan-bahan khas negeri sendiri sudah banyak ditemui di berbagai tempat di Indonesia. Salah satu masakan khas negara lain yang dipadu-padankan dengan ingridien khas nusantara ialah olahan pasta.    Terdapat berbagai macam olahan pasta, seperti lasagna, fettucine, makaroni keju, dan spagheti. Meskipun olahan pasta ini disukai hampir semua golongan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, namun masih jarang pelaku bisnis kuliner menengah ke bawah yang menyediakan menu pasta.    “Olahan pasta di kalangan masyarakat kita dianggap sebagai masakan yang mewah, mahal, pembuatannya ribet, sehingga minim penjual. Padahal kenyataannya, pembuatan olahan pasta cukup mudah, harga bahan-bahannya juga cukup terjangkau dan pastinya mudah didapatkan. Selain itu, olahan pasta bisa disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia dengan menambah bahan-bahan yang kita punya, seperti spagheti rasa kari dan rendang, makaroni tuna, dan sebagainya,” terang Pasta Expert, Chef Ade Rachmat dalam Pelatihan Usaha Kuliner Pasta yang diselenggarakan oleh Indofood, bertempat di Bogor pada 1 Agustus 2019.   Pelatihan Usaha Kuliner Pasta ini sudah diadakan sejak 1 Juli lalu dan berakhir pada hari ini (1/8), dengan menghadirkan 34 peserta yang bergerak dalam bidang kuliner untuk mengikuti pelatihan memasak olahan pasta secara gratis.    Meskipun terbilang cukup mudah, namun ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam mengolah pasta. “Terdapat beberapa hal penting dalam mengolah pasta agar menjadi olahan yang istimewa, antara lain cara memasak, tingkat kematangan, proses penirisan, penyimpanan pasta kering, dan penyimpanan pasta matang harus diperhatikan. Selain itu, pilih bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan biaya, namun tentunya tidak boleh mengesampingkan kualitas. Bahan-bahan yang dirasa cukup mahal bisa disubtitusi dengan bahan lain yang memiliki funsgi sama namun lebih terjangkau,” jelas Ade. KI-37 ...

  • Ags 01, 2019

    Tips Menurunkan Penggunaan Garam

    Penggunaan garam secara berlebihan berpotensi mendatangkan beberapa penyakit seperti hipertensi dan penyakit jantung.  Pembatasan asupan garam tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut beberapa tip yang dapat diterapkan untuk mengurangi penggunaan garam dalam masakan, di antaranya: i) memodifikasi penggunaan garam dapur, menggunakan bumbu dan rempah-rempah seperti seledri, daun bawang, daun salam, untuk meningkatkan cita rasa masakan tanpa harus menambah garam; ...

  • Jul 31, 2019

    Cara Bijak Mengonsumsi dan Menyiapkan Menu Berbasis Daging

    Mengonsumsi daging diusahakan tidak setiap hari untuk menghindari penumpukan lemak jenuh dan kolesterol di dalam tubuh. Konsumsi daging harus diimbangi dengan makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan. Konsumsi daging sebaikya berganti-ganti antara daging sapi dan ayam (unggas). Sebagian ahli mengatakan daging putih lebih sehat daripada daging merah. Daging yang dimasak secara matang lebih mudah dicerna dibandingkan daging setengah matang.   ...

  • Jul 30, 2019

    Ragam Kondimen Pendamping Masakan Daging

    Selain bumbu yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam suatu masakan, juga terdapat bahan-bahan yang menjadikan masakan tersebut kurang lengkap jika tidak menggunakannya. Bahan-bahan tersebut ialah kondimen, yang merupakan bahan makanan yang berjumlah sedikit dan berfungsi sebagai pelengkap maupun penyerta hidangan. ...