Datang dan Saksikan: The Experience of Creative Culinary Party



Pangan merupakan kebutuhan utama makhluk hidup termasuk manusia. Seiring perkembangan zaman, pangan tidak hanya mementingkan cita rasa tetapi juga kandungan gizi di dalam pangan yang dikonsumsi. Bahkan dewasa ini pangan tidak hanya dinilai berdasarkan cita rasa dan gizi saja, tetapi juga keunikan penampilannya. Pengolahan bahan pangan secara tradisional umumnya kurang beragam dan hanya itu-itu saja. Hal ini  telah mendorong inovasi-inovasi dengan menggunakan teknologi pangan. Dengan adanya teknologi pangan, bahan pangan yang ada dapat diolah sedemikian rupa sehingga menjadi lebih bervariasi tanpa melupakan cita rasa dan kandungan gizi di dalamnya. 

Oleh karena itu, Fakultas Teknobiologi Unika Atma Jaya akan menyelenggarakan festival pangan dengan tema “TEA CUP (The Experience of Creative Culinary Party)” pada Juni mendatang. Adapun acara ini bermaksud memberikan gambaran pemikiran kreatif mengenai pengolahan bahan pangan dengan teknologi pangan. Melalui acara ini pula, diharapkan produk inovasi yang dihasilkan dapat menjadi terobosan baru yang bermanfaat dalam bidang pangan sehingga dapat dipasarkan secara luas. 

Acara akan terbagi menjadi 4 kegiatan yaitu: When Food Meet Art, Food Quiz, Chopstick war dan Festival pangan. 'When food meet art' adalah acara workshop food carving dimana akan ditampilkan teknik teknik menghias makanan terutama buah dan sayuran. Acara ini diadakan karena kami sadar makanan juga harus ditinjau dari segi keindahan dan kreativitas dalam mengolahnya. 

'Food carving' adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk meonjolkan sisi indah dan kreatif dari makanan. Adapun 'Food Quiz',  seperti namanya adalah acara yang akan menguji pengetahuan seputar makanan. Hal ini tentu sangat menantang terutama bagi orang orang yang gemar mempelajari hal hal tentang makanan. 

Acara berikutnya yakni 'Chopstick War' adalah acara lomba makan. Namun bukan lomba makan biasa dilakukan yang hanya mengandalkan kapasitas perut saja tetapi lomba makan ini harus mengunakan teknik dan kreativitas. 

Penasaran? Datang saja ke acara TEA CUP. Acara terakhir yang menjadi acara puncak adalah acara Festival Pangan. Pada festival pangan kali ini akan ditampilkan 14 produk pangan yang sangat unik dan jarang ditemukan di tempat lain. Keempatbelas makanan itu adalah: Biskuit temulawak, Dangke, Cider jambu air, Wine pepaya, Yoghurt jagung, Nata de ginger, Bakso jambu air, Sorbet papaya, Cendol temulawak, Mie jahe, Pancake jagung, Marshmallow, Pizza singkong, dan Kue sus singkong.

Jika anda mengaku pecinta makanan, maka anda harus dating ke acara kami: TEA CUP (The Experience of Creative Culinary Party). Karena di sini anda akan menemukan segala bentuk kreativitas dalam bidang pangan dalam satu tempat. Oleh karena itu datanglah pada:

hari/tanggal : Senin, 13 Juni 2011
waktu        : 09.30 – 19.00 WIB
tempat       : Ruang Seminar Unika Atma Jaya
   Gedung Yustinus lantai 14
   Jalan Jenderal Sudirman 51, Jakarta.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
Anastasia Setiadi (08170979991)
Kristiana Maureen (081384559394)

Artikel Lainnya

  • Nov 21, 2018

    Resmi Dibuka, SIAL Interfood 2018

    Industri kuliner kian berkembang di Indonesia. Berkembanganya industri kuliner di Indonesia membuat wisatawan mancanegara tertarik untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata. Bahkan, wisata kuliner menempati 30% dari total pengeluaran atau belanja wisatawan. Dengan kata lain, industri kuliner sebagai salah satu penyumbang besar devisa negara.    "Industri kuliner menjadi salah satu daya tarik pariwisata tanah air. Dengan adanya pameran SIAL INTERFOOD 2018 ini, akan berdampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Acara ini juga akan menjadi ajang promosi dan informasi yang mampu mendorong kemajuan wisata kuliner nasional," terang Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I kementerian pariwisata RI, Dra. Ni Wayan Giri A. M.Sc, dalam upacara pembukaan pameran SIAL INTERFOOD 2018 yang di selenggarakan di Jakarta pada 21 November 2018.   Pameran yang berlangsung selama empat hari ini mentargetkan 75.000 pengunjung dan akan dimeriahkan beragam program menarik. Program-program tersebut di antaranya SIAL Innovations, yaitu program acara yang memberikan penghargaan tertinggi kepada peserta atas inovasi terbaik untuk produk makanan dan industri pendukungnya, seperti pengemasan dan kontainer. Selain itu juga ada kompetisi dan perlombaan dalam bidang patiseri, teh, dan kopi yang bekerjasama dengan berbagai asosiasi.  Tidak sampai di situ, SIAL INTERFOOD juga menyelenggarakan berbagai seminar dan workshop dengan mengangkat topik yang berkaitan dengan tantangan keamanan pangan, penanganan limbah, dan pengembangan bisnis kuliner di Indonesia. KI-37 ...

  • Nov 05, 2018

    Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk Produsen Pangan Skala UMKM

    Jaminan produk halal merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan pada pola konsumsi pangan saat ini. Pergeseran tren ini menjadikan pemerintah berencana menerapkan kewajiban sertifikasi halal pada bulan Oktober 2019 mendatang.    Produk pangan yang diolah dari bahan halal sekalipun tetap harus memiliki sertifikasi halal agar dapat dipasarkan ke masyarakat. Implementasi kebijakan tersebut perlu menjadi perhatian karena kapasitas produksi pangan sangat beragam, mulai dari yang besar (industrial) hingga skala UMKM.    Penerapan sertifikasi halal bagi produsen pangan skala UMKM inilah yang perlu diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah. “Masyarakat perlu dipahamkan tentang pentingnya jaminan produk halal beserta nilai tambah produk apabila memiliki sertifikasi halal.   Produsen UMKM banyak yang belum memperhatikan hal ini karena sertifikasi halal sampai sekarang masih bersifat sukarela,” jelas Desi Triyanti dari LPPOM MUI dalam acara Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk UMKM sebagai rangkaian Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 yang diadakan pada 3 November 2018 di Smesco Convention Hall Jakarta.    Desi menekankan bahwa ada tiga hal yang harus ada untuk mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM yaitu kejujuran dalam proses audit, kesadaran produsen untuk menggunakan bahan halal, dan adanya ketertelusuran komponen produk yang dihasilkan.    Partisipasi aktif para produsen pangan merupakan kunci penting keberhasilan sertifikasi. Selain dari pihak produsen, LPPOM MUI juga memfasilitasi pengajuan proses sertifikasi produk halal melalui aplikasi Cerol yang lebih efektif dan efisien. Fri-36 ...

  • Nov 03, 2018

    Jaminan Halal Ingredien Berbasis Protein

    Dalam industri pangan, obat-obatan, dan kosmetik, banyak digunakan ingredien yang diproduksi dari sumber protein hewani seperti gelatin, kolagen, dan kondroitin. Pada mulanya sebagian ingredien tersebut diproduksi dari sumber non-halal. Namun saat ini, tren konsumen khususnya pada umat muslim telah bergeser ke arah tuntutan jaminan produk halal sehingga diperlukan suatu perubahan yang menyeluruh terhadap sistem produksi ingredien tersebut.   ...

  • Nov 01, 2018

    Indonesia sebagai Pusat Produk Halal Dunia

    Indonesia tengah bersiap sebagai pusat produk halal dunia. Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam membuat hal tersebut sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk memperkenalkan langkah tersebut, diadakan Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2018 yang menghadirkan berbagai macam acara seperti pameran, seminar, dan juga gelar wicara. ...

  • Okt 29, 2018

    Rempah-Rempah Indonesia Membumbui Dunia

    Kekayaan rempah-rempah Indonesia tanpa disadari membumbui pangan dunia. Sejarah menceritakan bahwa bangsa-bangsa Eropa dan Jepang menjajah nusantara salah satu tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah Indonesia seperti lada dan pala. Hingga saat ini pun kuliner dan industri pangan tak akan lepas dari rempah-rempah sebagai penghasil flavor spesifik. Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada,  Supriyadi mengatakan, "Inilah 4 primadona rempah Indonesia: cengkeh, pala, kayu manis, kemudian lada." Ada beberapa bagian tanaman Indonesia yang digunakan sebagai rempah-rempah diantaranya akar, umbi, daun, kulit batang, bunga, dan buah. Adapun pemanfaatan bumbu bisa dalam bentuk segar, kering, saus, dan oleorosin. Nur ...