8th Salon Culinaire, Tingkatkan Kualitas Kuliner Indonesia



Association of Culinary Professionals Indonesia (ACPI) telah sukses menggelar 8th Salon Culinaire 2011 bersama Pamerindo di Jakarta pada April lalu. Acara yang dilaksanakan berbarengan dengan pameran akbar Food Hotel Indonesia (FHI) 2011 ini, menjadi salah satu perhatian utama para pelaku bisnis hotel restoran dan cafe di Indonesia untuk menyaksikan kompetisi bergengsi tersebut.

Tercatat 428 peserta dari berbagai latar belakang industri food & hospitality dengan 306 diantaranya adalah chef profesional dan 122 partisipan merupakan chef yunior, siswa sekolah pariwisata, siswa akademi pariwisata, dan sebagainya turut ambil bagian dalam Salon Culinaire tahun ini.

Mereka bertanding dalam 24 kategori untuk memperebutkan piala, dan piagam yang akan mengangkat nama mereka di industri yang mereka geluti.Selain diikuti oleh peserta dari dalam negeri, 8th Salon Culinaire 2011 ini juga diikuti oleh beberapa
peserta dari mancanegara seperti Emirates Culinary Guild, Chef Association of Malaysia – Penang Chapter, dan Association Chefs Singapore.

Ajang ini merupakan kompetisi artistik yang sangat menarik, dan merupakan ajang bagi para chef, dan siswa sekolah pariwisata untuk mempraktekkan hal-hal yang telah mereka pelajari sekaligus mempertunjukkan kemampuan, dan keahlian mereka kepada khalayak.

Panitia Salon Culinaire berharap bahwa hasil dari Salon Culinaire ini kelak dapat meningkatkan sains dan seni kuliner di Indonesia, sehingga kemampuan dan kreativitas para chef di Indonesia dapat meningkat ke level yang lebih tinggi.

Partisipan yang ikut dalam kompetisi ini yakni : Borobudur, Four Seasons , Grand Hyatt , The Park lane, Intercontinental Mid-Plaza, Sari Pan Pacific,Permata Krakatau, Sahid Jaya Lippo Cikarang, Hotel Indonesia Kempinski, The Sultan, Swiss Bell

Mangga Besar, Hilton Bandung, Bidakara, Shangri La, The Ritz Carlton Pacific Place, Mandarin Oriental, Ciputra, Lido Bogor, Le Meridien, Mercure Convention, Aerowisata Sanur Beach, Discovery Kartika Plaza Bali, Aston Marina Ancol, Horison Bekasi,Bali Safari and Marine Park, Aston Semanggi, Concordia & Bumi Sangkuriang Bandung, Haris Hotel & Convention Kelapa Gading, Sahid Jaya, Sheraton Mustika Yogyakarta, Sparks Hotel.

Peserta lain yakni Financial Club, Nathan Cakes Semarang, Aerofood ACS BS, Tiramisu & Coffe Bandung, Mercantile Athletic, Sari Munik Restaurant, Decanter Wine House, The Kampus Dining, Sakura Japanesse Resto, Avantie can Cook, Emile French Resto & Bar,Kuningan Village, Amuz Gourmet, Pizza Marzano, The Cafe Corner, Appetite, Foodies. STP Trisakti,STP Sahid, STP Bandung, Akpar Bunda Mulia, Jakarta International Hotel Academy, Akpar Nasional, Trisakti Culinary Club, FPC SMK 57, Emirates Culinary Guild, Chef Association of Malaysia – Penang Chapter, Association Chefs Singapore. K-08

Artikel Lainnya

  • Feb 19, 2019

    Mengenal Ingridien untuk Membuat Gelato

    Gelato merupakan jenis es krim yang berasal dari Italia. Perbedaan gelato dengan es krim pada umumnya terutama terletak pada komposisi kandungan lemaknya. Produk gelato memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit daripada es krim. Berbeda dengan es krim, komponen utama gelato adalah susu dan krim, tanpa penambahan kuning telur seperti pada formulasi es krim. Jenis susu yang paling baik untuk membuat gelato adalah whole milk sebanyak 3,5%, namun gelato juga dibuat menggunakan susu rendah lemak dengan jumlah sebanyak 1-2% atau pun susu tanpa lemak (skim). Selain mempertahankan sifat krimi dan tekstur yang lembut, namun susu juga berfungsi meningkatkan resistensi produk terhadap leleh. Di samping itu, susu tidak hanya menambah kandungan protein dalam produk, namun juga merupakan sumber kalsium. ...

  • Feb 18, 2019

    Ragam Olahan Kacang Ijo

    Kacang hijau atau yang biasa disebut kacang ijo merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sebagai bahan pangan, kacang ijo merupakan salah satu sumber protein nabati dengan kandungan protein sekitar 22,2%. Selain itu kacang ijo juga kaya akan zat gizi lain yang bermanfaat bagi tubuh seperti kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, serta vitamin B1. Meskipun bukan sebagai makanan pokok, masyarakat seringkali mengolah kacang ijo menjadi masakan siap santap. Hampir semua kalangan dapat menikmati masakan berbasis kacang ijo karena ketersediaan dan harga yang cukup terjangkau. ...

  • Feb 15, 2019

    Dangke: Produk Keju dengan Kearifan Lokal

    Dangke merupakan produk keju tradisional dari susu kerbau khas Sulawesi Selatan dan telah diproduksi sejak tahun 1905. Dangke banyak diproduksi di daerah Enrekang, Curio, Baraka, Anggeraja dan Alla. Menurut cerita, nama Dangke berasal dari bahasa Belanda, “dank u well” yang berarti terimaksih banyak. Saat itu seorang peternak kerbau memberikan olahan fermentasi susu kepada orang Belanda yang sedang melintas dan orang Belanda tersebut mengucapkan “dank je” yaitu ucapan singkat dari “dank u well”. Sejak saat itulah susu fermentasi kerbau ini disebut dangke. Dangke memiliki tekstur yang elastis, berwarna putih, dan memiliki rasa mirip dengan keju pada umumnya. ...

  • Feb 14, 2019

    Costing Menu Summer Fresh

    Summer Fresh merupakan smoothies buah mangga, pisang, dan peach yang dihaluskan dengan tambahan susu dan yogurt. Teksturnya agak kental mengandung butiran halus es buah beku yang dingin, sangat pas disajikan saat siang atau udara panas. Kaya akan vitamin C, kalium, kalsium, dan zat gizi lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Penambahan yogurt selain memberi rasa asam segar juga memberikan manfaat bagi kesehatan percernaan karena mengandung probiotik. Bahan smothies ini antara lain mangga, peach, pisang, susu segar, dan yogurt. Kandungan gizi per porsinya antara lain; energi 251 kkal, protein 7,6 gram, lemak 8,2 gram, dan karbohidrat 39,8 gram. Berikut adalah costing dari Summer Fresh: ...

  • Feb 13, 2019

    Jus Martabe Khas Sumatra Utara

    Jus martabe merupakan minuman dari Sumatera Utara yang tergolong unik dan jarang dijumpai pada daerah lain. Keunikannya terletak pada bahan dasar yang digunakan yakni terong Belanda dan markisa. Martabe sendiri merupakan singkatan dari Markisa-Terong-Belanda. Jus ini tinggi serat pangan dan pektin, gula buah fruktosa, vitamin C, vitamin E, asam folat, kalium, dan magnesium. Mengonsumsi jus  martabe dapat memperbaiki kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan tulang, mengefektifkan sistem pembersihan racun dalam tubuh, memacu peremajaan sel, menggiatkan fungsi hati dan ginjal, serta mengatasi radang saluran kencing.   ...