Kompetisi Barista dan Semangat Hari Kartini



Sebanyak dua puluh enam Barista dari lima kota di Indonesia pemenang seleksi Regional Indonesian Barista Competition 2011 berlaga di Grand Final Indonesian Barista Competition 2011. Kompetisi yang diadakan bersamaan dengan Food and Hotel Indonesia 2011 berlangsung sejak tanggal 6-9 April lalu. Ada yang unik dalam Indonesian Barista Competition 2011 ini. Ternyata semangat Kartini tidak menghalangi dua Barista unutk memenuhi komitmen bertanding walaupun dalam keadaan hamil dan menyusui. Mimi Alawiyah dari Jakarta yang bertanding pada 7 April, tetap berkomitmen menyusui putranya setelah melewatkan seluruh harinya di arena kompetisi. Sedangkan Rifki Munfaida dari Yogyakarta ternyata sedang mengandung anak pertamanya ketika bertanding pada 8 April. Rifki baru mengetahui kehamilannya setelah lolos sebagai Juara Pertama Penyisihan Regional Yogyakarta Desember 2010.

Delapan pemenang Babak Penyisihan Indonesian Barista Competition 2011 tersebut adalah wanita, dan empat diantara mereka adalah Juara Pertama di arena Penyisihan Kompetisi Regional. Mereka yakni Intan Kumalasari (Bali), Rifki Munfaida (Yogyakarta), Riri Amiyata (Bandung) dan Jamilla Noppiyanti (Jakarta).

Direktur Eksekutif Spesialty Coffe Association of Indonesia Ina A Murwani menjelaskan, pada prinsipnya, penilaian dilakukan dalam dua hal, yakni dari segi sensory : rasa, ketepatan produk yang dibuat dengan standar yang ada, dan bagaiman barista tersebut mempresentasikan minuman yang dia buat.

Penilaian yang kedua yakni dalam hal technical: cara kerja barista tersebut dari mulai teknik tamping, waktu ekstraksi hingga kebersihan area kerja barista tersebut.

Kejuaraan Indonesia Barista 2011 yang berlangsung selama tiga hari ini dimenangkan oleh Datuk Doddy Samsura (Juara I), Ketut Hartawan (Juara 2), dan Riri Amiyata (Morning Glory). Para juara mendapatkan kesempatan untuk dikirim ke Asian Barista Championship April 2012 dengan biaya dan akomodasi yang ditanggung oleh penyelenggara. Mereka juga akan dikirim ke pabrik mesin espresso di Italia. Selamat untuk para pemenang! K-08

Artikel Lainnya

  • Jan 24, 2019

    Tips Bertahan dalam Bisnis Kuliner

    Bisnis kuliner memang menjadi bisnis yang menjanjikan, terlebih lagi kuliner dewasa ini sudah menjadi gaya hidup. Meskipun menjadi bisnis yang amat menjanjikan, bukan berarti tidak ada kendala dan tantangan. Bisnis kuliner tak hanya soal membuat pelanggan datang, namun juga membuat pelanggan datang kembali. Selain kenyamanan tempat, makanan dan minuman yang disuguhkan juga harus memuaskan lidah. Hal-hal tersebut adalah sederet tantangan yang harus dihadapi para pelaku bisnis kuliner. ...

  • Jan 23, 2019

    Mikroba Penyebab Kerusakan Jus Buah

    Umur simpan jus buah dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari pemilihan bahan baku, cara pengolahan, peralatan dan mesin pengolahan, pengemasan, serta kondisi penyimpanan. Akan tetapi faktor utama kerusakan jus buah tak lepas dari adanya mikroba penyebab kerusakan. Kandungan zat gizi pada jus buah merupakan tempat hidup yang sesuai untuk pertumbuhan mikroba, selain itu didukung dengan kadar air yang tinggi dan nilai aktifias air (aw) yang juga tinggi (0,97-1,00). Jenis mikroba umum yang menjadi penyebab kerusakan jus buah yaitu dari golongan bakteri (misalnya E. coli, dan Klebsiella), kapang (misalnya Aspergillus sp.), dan khamir. Bakteri, kapang, dan khamir dapat menimbulkan aroma yang tidak sedap, toksin, gas, alkohol, busa, lendir, cemaran fisik, perubahan rasa, warna, bentuk dan kekentalan.   ...

  • Jan 22, 2019

    Branding Restoran Masa Kini melalui Teknik Memorable Experience

    Membuat masakan yang enak bukan menjadi satu-satunya modal membangun bisnis resto. Menyajikan makanan terenak sekalipun belum tentu dapat mendatangkan pelanggan yang banyak tanpa strategi pemasaran yang bagus. Strategi pemasaran yang harus dipikirkan oleh resto modern adalah bagaimana menciptakan pengalaman luar biasa yang belum pernah diberikan oleh resto-resto yang sudah ada sebelumnya. ...

  • Jan 21, 2019

    Membuat Roti dengan Teknik Sourdough

    Metode sourdough juga dikenal dengan metode biang, merupakan teknik lawas yang digunakan untuk membuat adonan roti jauh sebelum ditemukannya ragi instan pada tahun 1800-an. Prinsip teknik sourdough adalah membuat adonan biang sebagai starter (seperti starter untuk yoghurt) dan menjadikan biang tersebut sebagai leavening agent dalam adonan roti. Adonan biang tersebut mengandung yeast dan bakteri hidup Lactobacillus yang ditangkap secara alami dari udara dan dari dalam terigu, kemudian dibiakkan secara terus menerus. ...

  • Jan 18, 2019

    Jus VS Buah Segar

    Buah adalah salah satu bahan pangan penting untuk mendukung kesehatan tubuh. Di dalam buah terkandung sejumlah zat gizi, serat pangan, dan berbagai komponen bioaktif. Terdapat beberapa cara dalam menikmati buah dan sayur. Salah satunya yang cukup populer adalah mengolahnya menjadi jus. ...