Sehat dan Cantik dari Makanan (2)



Tidak perlu perawatan yang super mahal dan menyiksa untuk menjadi cantik. Untuk mendapatkan wajah dan kulit yang halus mulus, effort yang dikeluarkan memang cukup besar menurut anggapan para wanita. Namun, banyak wanita lupa kalau selain perawatan dari luar, wajah dan kulit yang mulus tersebut bisa juga didapatkan jika perawatan dari dalam dilakukan dengan tepat.

Meski khasiatnya tidak bisa instan seperti perawatan dari luar, namun dengan mengatur pola makan yang seimbang, tak hanya fisik Anda yang cantik, Andapun akan mendapatkan tubuh yang lebih sehat. Berikut beberapa zat gizi yang Anda butuhkan untuk memperoleh mata indah, kulit mulus dan tubuh langsing.

Polyunsaturated Fatty Acid (PUFA)

Ikan dan produk turunannya serta beberapa jenis minyak nabati terkenal memiliki kandungan PUFA yang baik untuk kesehatan. PUFA terdiri dari Omega 3 dan Omega 6 yang selama ini dihubungkan dengan penurunan kadar kolesterol dan resiko penyakit kardiovaskuler. PUFA juga berperan meminimalkan terjadinya kekeringan kulit , terutama yang diakibatkan oleh sinar ultra violet.

Epigallo Catechin Gallate (EGCG)

EGCG merupakan salah satu komponen dalam teh (terutama teh hijau) yang terkenal memiliki aktifitas antioksidan tinggi. Aktifitas antioksidan sangat bermanfaat dalam mencegah penuaan dini. EGCG juga terbukti mampu menurunkan kerja aktifitas enzim perusak kolagen.

Serat

Serat merupakan komponen utama yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan tubuh langsing. Serat dapat bertahan lama dalam saluran pencernaan, sehingga menimbulkan rasa kenyang yang juga lebih lama.

Artikel Lainnya

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...

  • Jun 19, 2019

    Risiko Konsumsi Lemak Jenuh untuk Kesehatan

    Lemak jenuh ada yang bersumber dari hewan (seperti gajih, lemak dalam daging, dan lainnya) dan ada yang bersumber dari pangan nabati (seperti minyak kelapa). Dalam kaitannya dengan penyakit jantung, maka lemak jenuh yang berasal dari hewan dinyatakan lebih berbahaya. ...

  • Jun 18, 2019

    3 Reaksi Kimia Penyebab Kerusakan Minyak Goreng

    Salah satu cara menjaga mutu produk goreng adalah dengan mengendalikan kualitas minyak goreng yang digunakan sebaik mungkin. Oleh sebab itu, terdapat beberapa faktor yang perlu diketahui oleh industri jasa boga terkait penggunaan minyak goreng. Penyebab utama kerusakan minyak goreng adalah reaksi kimia. Terdapat tiga reaksi kimia yang sering terjadi pada minyak goreng, yakni: ...