Sehat dan Cantik dari Makanan (1)



Tidak perlu perawatan yang super mahal dan menyiksa untuk menjadi cantik. Untuk mendapatkan wajah dan kulit yang halus mulus, effort yang dikeluarkan memang cukup besar menurut anggapan para wanita. Namun, banyak wanita lupa kalau selain perawatan dari luar, wajah dan kulit yang mulus tersebut bisa juga didapatkan jika perawatan dari dalam dilakukan dengan tepat.

Meski khasiatnya tidak bisa instan seperti perawatan dari luar, namun dengan mengatur pola makan yang seimbang, tak hanya fisik Anda yang cantik, Andapun akan mendapatkan tubuh yang lebih sehat. Berikut beberapa zat gizi yang Anda butuhkan untuk memperoleh mata indah, kulit mulus dan tubuh langsing.

Beta Karoten

Karotenoid yang banyak terdapat pada sayur dan buah dapat mencegah kerja enzim perusak kolagen. Karotenoid ini juga secara aktif memelihara fungsi kulit normal. Keistimewaan lain dari beta karoten adalah fungsinya sebagai pro vitamin A. selain memiliki aktifitas antioksidan, vitamin A juga sangat penting untuk kesehatan mata. Sumber-sumber beta karoten yang cukup popular antara lain wortel, mangga dan pepaya.

Vitamin A, C, dan E

Ketiga jenis vitamin ini memiliki kemampuan menetralisir radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini, seperti kulit cepat keriput. Selain berasal dari buah dan sayur, kini banyak industri pangan yang memfortifikasi produknya (terutama minuman) dengan vitamin-vitamin tersebut.

Lutein dan Zeaxanthin

Kedua zat ini merupakan karotenoid yang dapat ditemukan pada telur, bayam, brokoli dan bahan pangan lainnya. Bahkan ada industri yang memproduksi keduanya, sehingga bisa digunakan sebagai ingridien ataupun bahan tambahan yang bisa digunakan industri pangan dalam formulasinya. Peranan utama zat ini adalah untuk memperlambat terjadinya penurunan fungsi mata karena faktor usia.

Bersambung, Sehat dan Cantik dari Makanan.(2)

Artikel Lainnya

  • Jun 27, 2019

    Kelemahan Asam Lemak Tidak Jenuh

    Selain memiliki banyak kelebihan seperti mampu menurunkan kolesterol dan mengandung omega-3, asam lemak tak jenuh ternyata juga memiliki kekurangan. Asam lemak tak jenuh memiliki ikatan atom karbon rangkap yang mudah terurai dan bereaksi dengan senyawa lain, sampai mendapatkan komposisi yang stabil berupa asam lemak jenuh. Semakin banyak jumlah ikatan rangkap, semakin mudah bereaksi atau berubah minyak tersebut. Namun jika digunakan untuk menggoreng secara berulang-ulang, maka asam lemak tidak jenuh (baik dari minyak penggoreng maupun dari makanan yang digoreng) akan berubah menjadi asam lemak “trans”, gugus peroksida, serta senyawa radikal bebas lainnya. ...

  • Jun 26, 2019

    Efek Konsumsi Lemak Trans terhadap Kesehatan

    Lemak trans ialah semua isomer geometrik dari asam lemak tidak jenuh tunggal dan asam lemak tidak jenuh jamak yang tidak terkonjugasi, dipengaruhi setidaknya oleh satu kelompok metilen, dengan ikatan rangkap karbon-karbon dalam konfiurasi trans. Lemak trans ini dapat terbentuk secara alami dalam bahan pangan serta selama proses pengolahan pangan pada temperatur yang sangat tinggi (proses deodorisasi dan penggorengan) dan melalui reaksi hidrogenasi. ...

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...