Klausenhof: Pengalaman makan ala abad 18



Klausenhof merupakan “rumah makan” tua yang berada di bawah Castle atau Burg Hanstein. Burg Hanstein ini terletak kurang lebih 30-40 km dari kota Witzenhausen, sebuah kota kecil antara kota Kassel dan Goettingen dan terkenal sebagai Kirschenstadt atau Cherry City.

Klausenhof ini sudah dikenal sejak abad pertengahan sebagai tempat peristirahatan para pengembara maupun orang-orang yang melakukan perjalanan panjang. Di tempat ini ada restaurant atau rumah makan yang dilengkapi dengan Rittersaal (ruangan luas untuk para prajurit), ruangan khusus untuk para raja atau tamu kehormatan, sistem oven dengan batu, mata air dalam rumah serta tempat mandi. Tempat ini dikenal dalam sejarah sejak tahun 1487 karena adanya mata air yang akhirnya digunakan sebagai pusat dari pembangunan rumah ini. Sedangkan Klausenhof ini resmi sebagai rumah makan dimulai sejak tahun 1950.

Klausenhof ini sangat strategis letaknya, karena terletak antara lembah Wera dan lembah Leine, yang merupakan dua buah sungai yang mengalir di Jerman bagian tengah. Demikian juga Jalan Dongeng Jerman atau deutsche Maerchenstrasse melintasi Klausenhof ini. Castle Hanstein yang berada di dekat Klausenhof ini merupakan salah satu reruntuhan castle yang terindah pemandangannya di Jerman.

Makanan yang disajikan di Klausenhof ini merupakan menu-menu yang orisinil dari abad pertengahan dan tentunya dengan adanya modifikasi sehingga sangat disukai oleh para pelanggannya. Apalagi saat menyantap makanan tersebut berada di dalam rumah makan dengan nuansa dan atmosfer abad pertengahan. Sop ala nenek atau Oma Sueppchen merupakan hiding khas pembuka dengan menggunakan kentang sebagai isi utama. Selanjutnya menu makan uatam antara lain; Sosis bakar ala Eichfeld yang disajikan dengan kobis merah (Rotkohl) atau sauerkraut disertai dengan perkedel kentang ala Thuringen; maupun ikan sejenis patin (Kabeljau) yang direbus dan disajikan bersama dengan salad dan kentang rebus

.

Selain menyediakan makanan khas tersebut, Klausenhof juga menyediakan penginapan yang didesain seperti pada abad pertengahan sehingga para pengunjung dapat memilih kamar sesuai dengan selera dan keuangan mereka. Ada kamar special yang dulu pernah digunakan oleh Goethe maupun raja saat mereka mengadakan perjalanan. Juga disediakan kamar untuk bersama seperti fasilitas yang disediakan untuk para ksatria dan prajurit kerajaan.

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...