Zat Gizi Pendongkrak Reproduksi



Apakah ada hubungannya antara makanan, gairah seksual dan kesuburan pria dan wanita? Jawabannya adalah di luar masalah takdir yang telah ditetapkan sang pencipta, hubungan tersebut tentu saja ada. Karena menurut berbagai penelitian menyebutkan persoalan gairah dan kesuburan selain berkaitan dengan medis. Makanan pun bisa memberikan dampak negatif dan positif. Tentu saja dampak negatif tidak ingin singgah dalam diri kita.

Setiap pasangan suami-istri pasti mendambakan kehadiran anak. Meskipun dalam masalah waktu menantinya ada yang berharap cepat ada juga yang ditunda. Tapi semuanya ada kesamaan yaitu ingin hadirnya penerus generasi.

Namun sayangnya, tak semua pasangan bisa mendapatkan buah hatinya dengan mudah. Ada yang menanti setahun, dua, bahkan ada yang lima tahun baru hadir. Bahkan ada juga yang hingga sekarang itu tak kunjung tiba.

Selain itu persoalan kesuburan yang sering dikeluhkan adalah masalah gairah seksual. Terkadang ada yang tidak bisa memberikan “kepuasan” kepada pasangannya. Kedua masalah ini ditenggarai disebabkan karena faktor medis. Namun faktor makanan yang dikonsumsi pun ternyata mempunyai andil bagi persoalan ini.

Begitu pentingnya masalah keduanya tidak mengherankan jika sejak dulu para nenek moyang kita memilih makanan yang berhubungan dengan ini. Afrodisiak, begitulah sebutan bagi makanan yang dikenal sebagai ‘ramuan’ makanan, minuman untuk pengobatan berbagai keluhan di atas. Nama afrodisiak sendiri, konon, diambil dari nama dewi dalam kepercayaan Yunani yang melambangkan sensualitas, yaitu Aphrodite.
Berdasarkan penelitian, makanan-makanan yang dipercaya bisa memperbaiki kesuburan pria dan wanita ternyata kaya akan kandungan zat-zat gizi tertentu yang memang bisa membantu produksi sel-sel sperma dan menjaga kesehatan sel telur.
Menurut seorang ahli kulinologi, Hindah J. Muaris, ada banyak bahan pangan yang mempuyai peranan dalam membantu persolan pasangan pria dan wanita ini. Berbagai daerah di pelosok dunia biasanya mempunyai bahan atau ramuan tertentu yang diwariskan secara turun-temurun.

Menurutnya ada beberapa bahan pangan yang dapat membantu kesuburan seorang pria maupun wanita, di antaranya kemangi, tiram/ kerang-kerangan, strowberi, jambu biji merah, buah delima dan asparagus. Bagi masyarakat yang berasal dari beberapa daerah tertentu, kemangi sangat dikenal salah satu sayuran yang enak buat dimakan mentah dan dijadikan lalapan. Aroma sayur ini menyegarkan dan dipercaya bisa menghilangkan bau badan dan bau mulut. Tetapi, menurut Hindah, manfaatnya bukan hanya itu. Sayuran ini kaya dengan kandungan arginine yang memperkuat daya tahan hidup sperma, mencegah kemandulan, dan menurunkan gula darah. Daya tahan hidup sperma penting untuk mendukung proses pembuahan sel telur. Sedangkan kandungan boron berperan merangsang hormon androgen dan estrogen serta mencegah pengeroposan tulang. Kedua hormon ini besar perannya dalam sistem reproduksi wanita. Mengonsumsi daun kemangi dalam waktu lama merupakan cara terbaik untuk memperoleh manfaat maksimal bagi pria maupun wanita.

Tiram atau Kerang-Kerangan adalah salah satu makanan laut yang sudah sejak dahulu dikenal sebagai peningkat gairah seksual atau libido. Reputasi tiram dan keluarga kerang-kerangan pada umumnya ini kemungkinan besar berasal dari fakta bahwa tiram kaya akan kandungan mineral seng.

Di catatan yang diperoleh Hindah dalam budaya kuliner barat (Amerika dan Eropa pada umumnya), tiram biasa disajikan mentah. Cara makan yang popular disebut shuck, yaitu menyedot daging tiram langsung dari cangkangnya dalam keadaan segar. Yang perlu diingat, daging kerang-kerangan ini pada umumnya tinggi kadar kolesterolnya. Sehingga konsumsinya juga harus dibatasi. Stroberi sama seperti tiram, di kebudayaan barat, buah stroberi juga dianggap sebagai buah yang sering dikonotasikan sebagai sesuatu yang romantis. Faktanya, buah ini memang sangat kaya dengan kandungan vitamin C. Buah stroberi ini juga kaya dengan kandungan asam folat, yang sangat berperan dalam kesuburan wanita.

Hampir semua buah berwarna cerah kaya likopen. Tak terkecuali jambu biji merah. Seperti halnya tomat, daging buah jambu biji lokal yang berwarna merah juga kaya akan likopen. Likopen dalam jambu biji lokal merah adalah bersifat antioksidan dan berperan penting dalam fungsi sistem reproduksi pria. Oleh karena itu, konsumsi jus jambu biji merah secara rutin juga dapat meningkatkan kesuburan pria.

Delima adalah buah yang sudah mulai langka dan sulit dijumpai ini sebenarnya sangat kaya dengan zat antioksidan, vitamin dan mineral. Keistimewaan buah delima ada pada kandungan tiga jenis polifenol, salah satu bentuk antioksidan yang sangat kuat. Ketiga antioksidan tersebut – tanin, antosianin, dan ellagic acid – sebenarnya umum terdapat dalam semua buah.
Tetapi kandungan ketiganya sangat tinggi dalam buah delima dibandingkan dengan buah-buahan lain. Seperti telah disebutkan di atas, antioksidan dan vitamin C sangat berperan dalam memperbaiki kesuburan pria maupun wanita.
Karena bentuknya yang memanjang, asparagus sudah dikenal sebagai salah satu makanan pembangkit gairah seksual. Tetapi analisis kandungan gizi membuktikan bahwa manfaat asparagus dalam hal kesuburan dan pembangkit libido bukan isapan jempol belaka. Asparagus kaya dengan kandungan vitamin A, C, dan B kompleks.

Selain itu, sayuran yang biasanya dijual dalam bentuk kalengan ini memiliki kandungan folat dan mineral-mineral mikro seperti seng, selenium dan besi yang cukup tinggi. Semua zat-zat gizi tersebut sangat berperan dalam kesuburan pria dan wanita

“ Dalam mengonsumsi bahan pangan tersebut, yang terpenting dilakukan dengan seimbang dan tidak berlebihan,” tutup Hindah. K-10

Artikel Lainnya

  • Nov 05, 2018

    Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk Produsen Pangan Skala UMKM

    Jaminan produk halal merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan pada pola konsumsi pangan saat ini. Pergeseran tren ini menjadikan pemerintah berencana menerapkan kewajiban sertifikasi halal pada bulan Oktober 2019 mendatang.    Produk pangan yang diolah dari bahan halal sekalipun tetap harus memiliki sertifikasi halal agar dapat dipasarkan ke masyarakat. Implementasi kebijakan tersebut perlu menjadi perhatian karena kapasitas produksi pangan sangat beragam, mulai dari yang besar (industrial) hingga skala UMKM.    Penerapan sertifikasi halal bagi produsen pangan skala UMKM inilah yang perlu diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah. “Masyarakat perlu dipahamkan tentang pentingnya jaminan produk halal beserta nilai tambah produk apabila memiliki sertifikasi halal.   Produsen UMKM banyak yang belum memperhatikan hal ini karena sertifikasi halal sampai sekarang masih bersifat sukarela,” jelas Desi Triyanti dari LPPOM MUI dalam acara Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk UMKM sebagai rangkaian Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 yang diadakan pada 3 November 2018 di Smesco Convention Hall Jakarta.    Desi menekankan bahwa ada tiga hal yang harus ada untuk mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM yaitu kejujuran dalam proses audit, kesadaran produsen untuk menggunakan bahan halal, dan adanya ketertelusuran komponen produk yang dihasilkan.    Partisipasi aktif para produsen pangan merupakan kunci penting keberhasilan sertifikasi. Selain dari pihak produsen, LPPOM MUI juga memfasilitasi pengajuan proses sertifikasi produk halal melalui aplikasi Cerol yang lebih efektif dan efisien. Fri-36 ...

  • Nov 03, 2018

    Jaminan Halal Ingredien Berbasis Protein

    Dalam industri pangan, obat-obatan, dan kosmetik, banyak digunakan ingredien yang diproduksi dari sumber protein hewani seperti gelatin, kolagen, dan kondroitin. Pada mulanya sebagian ingredien tersebut diproduksi dari sumber non-halal. Namun saat ini, tren konsumen khususnya pada umat muslim telah bergeser ke arah tuntutan jaminan produk halal sehingga diperlukan suatu perubahan yang menyeluruh terhadap sistem produksi ingredien tersebut.   ...

  • Nov 01, 2018

    Indonesia sebagai Pusat Produk Halal Dunia

    Indonesia tengah bersiap sebagai pusat produk halal dunia. Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam membuat hal tersebut sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk memperkenalkan langkah tersebut, diadakan Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2018 yang menghadirkan berbagai macam acara seperti pameran, seminar, dan juga gelar wicara. ...

  • Okt 29, 2018

    Rempah-Rempah Indonesia Membumbui Dunia

    Kekayaan rempah-rempah Indonesia tanpa disadari membumbui pangan dunia. Sejarah menceritakan bahwa bangsa-bangsa Eropa dan Jepang menjajah nusantara salah satu tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah Indonesia seperti lada dan pala. Hingga saat ini pun kuliner dan industri pangan tak akan lepas dari rempah-rempah sebagai penghasil flavor spesifik. Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada,  Supriyadi mengatakan, "Inilah 4 primadona rempah Indonesia: cengkeh, pala, kayu manis, kemudian lada." Ada beberapa bagian tanaman Indonesia yang digunakan sebagai rempah-rempah diantaranya akar, umbi, daun, kulit batang, bunga, dan buah. Adapun pemanfaatan bumbu bisa dalam bentuk segar, kering, saus, dan oleorosin. Nur ...

  • Okt 23, 2018

    Indonesia Kaya akan Kopi Unggul

    Tidak seperti tanaman lainnya, kopi diambil dari tanaman kopi bukanlah diambil dari buah atau dagingnya seperti buah-buahan lainnya melainkan bijinya. Pada awalnya biji kopi tidaklah memiliki aroma yang khas dan menyegarkan. Pembentukan cita rasa dan aroma kopi terjadi saat proses penyangraian (roasting). Reaksi yang berperan pada proses tersebut adalah reaksi Maillard yang merupakan reaksi antara gula pereduksi dan asam amino yang terkandung pada biji kopi.    Hal itu disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Pangan IPB Prof Dr C Hanny WIjaya dalam Seminar Guru dalam rangkaian kegiatan LCTIP XXVI oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan IPB di Bogor pada 6 Oktober lalu. Faktor yang memengaruhi kualitas flavor kopi yakni faktor pemanenan, penyimpanan, dan penyangraian.    Kelebihan Indonesia adalah memiliki kopi unggulan dari berbagai macam daerah yang telah diakui oleh dunia. Namun sayangnya Indonesia masih belum bisa memanfaatkan kekayaan alam tersebut, terutama masih belum bisa memaksimalkan pengemasan kopi untuk dapat dikonsumsi dengan kualitas terbaik oleh penikmat kopi.   Jenis-jenis kopi yang beredar di pasaran saat ini antara lain yakni green coffee,  dried coffee cherry, roasted coffee, decaffeinated coffee, liquid coffee, dan instant coffee. Untuk dapat menikmati kopi yang ada, maka Hanny menyarankan untuk  minum air putih dahulu sebelum minum kopi, minumlah 2-3 cangkir sehari, penambahan gula dan krim mengurangi citarasa kopi, dan tidak dianjurkan untuk ibu hamil atau menyusui. Untuk mengendalikan kafein dalam kopi, dapat dilakukan brewing dan pressing. K-08 ...