Desain Interior Toko Bakery



Sebagian pengusaha bakery di Indonesia kini mulai melakukan berbagai strategi supaya konsumen setia untuk membeli produk mereka. Memang cita rasa dan aneka produk yang disajikan masih dianggap mampu jadi magnet yang besar untuk menarik perhatian konsumen. Tapi belakangan ini, ada cara lain yang mulai diterapkan oleh mereka. Satu di antaranya adalah menampilkan toko atau gerai yang di tata secara menarik, unik dan didesain sedemikian rupa sehingga konsumen merasa nyaman di tempat tersebut.

Maka tidaklah mengherankan jika ketika kita mengunjungi berbagai mall atau daerah tertentu, dengan mudah melihat toko atau gerai bakery yang begitu kreatif menata bangunan dan ruangan mereka. Tentu konsep penataan ini tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa dan sembarangan. Diperlukan pemikiran dan strategi khusus supaya menghasilkan desain toko atau outlet yang ?eye catching? dan menarik minat konsumen untuk mengunjungi sekaligus membeli produk mereka.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Pengusaha Bakery Indonesia (APEBI) Chris Hardijaya, dalam seminar ?Peran Desain Interior dalam Usaha Bakery? yang diselenggarakan oleh APEBI dan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ada tiga manfaat yang bisa diperoleh dari toko atau gerai yang menghadirkan penataan ruangan yang menarik ini. Pertama adalah, menimbulkan daya tarik tersendiri bagi calon konsumen. Desain toko atau gerai yang baik sebenarnya akan membantu dan memudahkan konsumen dalam melihat dan memilih produk yang disajikan, sehingga dapat meningkatkan kemungkinan pembelian.

Kedua, dapat mengomunikasikan citra toko. Apalagi jika makin banyaknya toko atau gerai yang berdiri maka desainnya harus mampu mengekspresikan berbagai karakteristik toko dan pencitraan kepada konsumennya. Ketiga, dapat mengundang reaksi emosi pengunjung untuk membeli produk dan ingin berkunjung kembali.

Menurut seorang konsultan Desainer Interior, Francis Surjaseputra, ternyata tidak mudah membentuk desain toko atau outlet yang mampu menimbulkan hasil positif dari konsumen. Pasalnya, berkaitan dengan banyak elemen-elemen strategis yang mesti diperhatikan antara lain penentuan lokasi, pemahaman produk yang akan dijual, pengertian akan target pasar dan strategi penjualannya berikut menghasilkan sebuah desain yang segar di pasar. Lalu bagaimana memulai untuk mendesain toko atau gerai ini bagi yang akan dan baru mulai usaha ini ?

Pertama menentukan lokasi. Lokasi toko atau gerai bisa saja di area publik seperti mall, hotel, dan trade center. Atau bisa juga terletak pada bangunan yang berdiri sendiri. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Lihat saja misalnya J.Co dan Harvest Cake, keduanya hadir di lokasi yang berbeda. J.Co memilih area publik sedangkan Harvest memiliki bangunan yang berdiri sendiri. Hal terpenting adalah bahwa di lokasi manapun sebaiknya gerai yang akan didirikan mudah terlihat dan terjangkau. Kedua, membangun toko dan gerai sedemikian rupa seperti dengan membuat bangunan yang banyak bukaan kaca, sehingga suasana luar dapat dirasakan dari dalam. Dan juga sebaliknya dari luar kita juga bisa melihat suasana di dalamnya. Hal tersebut penting dikarenakan salah satu yang paling diutamakan adalah bagaimana produk yang akan dijual dapat mudah terbaca, dimulai dari pemilihan nama ?brand? yang mempunyai makna dan nuansa bakery, mudah terlihat dengan cara tata membuat displai yang menarik yang dapat mengundang selera pengunjungnya.

Ketiga menata ruangan dengan memanfaatkan luas area yang ada dan akhirnya mampu menghadirkan kenyamanan konsumen dalam melakukan aktifitasnya mulai memilih, mengambil dan mencicipi makanan hingga proses membayarnya. Selain itu tidak lupa juga dipikirkan penataan ruangan yang bersifat ?entertaining? diharapkan ruangan ini membuat konsumen terasa di tempat yang sangat mereka inginkan untuk melakukan aktifitas lain seperti menunggu teman, meeting hingga menyelesaikan tugas sekolah dan kantornya.

Dan keempat yang paling mendasar adalah desain interior toko atau gerai harus disesuaikan dengan tema dan image yang diinginkan oleh pemilik usahanya. Tema yang berkembang sekarang ada ke arah modern, tradisional, simple trendy. Tidak tertutup kemungkinan, akan lebih baik lagi, jikalau diciptakan sebuah konsep khusus berbeda dengan yang sedang tren untuk manghadirkan konsep yang fresh yang mampu membuahkan tren baru di pasar. Untuk mewujudkan disain toko atau gerai kita sebenarnya tidak luput juga dari anggaran yang disiapkan. Karena meskipun impian desain yang diinginkan itu bagus secara konsep, namun anggaran yang dikeluarkannya terbatas dan secara hitung-hitungan tidak bisa diwujudkan. Biasanya anggaran yang dikeluarkan untuk mendisain ini berkisar 7 hingga 10% dari jumlah modal awalnya. Tapi bagi yang sudah mulai memiliki tempat usahanya, tinggal melakukan penataan ulang saja.

Untuk menghasilkan desain yang menarik dan maksimal di tempat usaha ini, disarankan untuk melakukan konsultasi dan kerjasama dengan yang ahlinya. Dengan demikian mereka bisa menuangkan konsep yang diinginkan dan sekaligus untuk menghindari kesalahan dalam perencanaan dan penataannya. Elfa Hermawan

Artikel Lainnya

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...

  • Sep 20, 2018

    Keamanan Pengemas Jajanan dan Makanan Cepat Saji

    Penggunaan kemasan adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya cemaran pada produk olahan pangan. Selain berfungsi sebagai pelindung, kemasan juga berperan sebagai media untuk promosi. Kemasan dapat mempengaruhi berbagai aspek pada pangan seperti nilai jual, estetika, dan keamanan pangan. Makin kompleks suatu kemasan, maka nilai tambah produk pangan juga akan dapat meningkat. Konsumen cenderung memilih kemasan yang menarik dan mampu menunjukkan mutu produk pangan. ...

  • Sep 17, 2018

    Apa itu Gaya Hidup Ketofastosis?

    Diet ketogenik merupakan salah satu tren diet yang cukup populer di Indonesia. Prinsip diet ini ada pada pengaturan pola makanan harian untuk mencapai kondisi ketosis. Diet ini dipandang efektif untuk penurunan berat badan. Saat ini, diet ketogenik dikombinasikan dengan puasa pada kondisi ketosis dengan tujuan mempertahankan metabolisme lemak yang optimal sehingga disebut dengan ketofastosis....

  • Sep 14, 2018

    Kemeriahan Lomba Cipta Menu Berbahan Lokal

    Crafting Special Recipe (CRISPY) Competition merupakan lomba cipta menu dan masak dengan menggunakan bahan pangan lokal. CRISPY tahun 2018 mengangkat tema “Kreasi olahan cemilan sehat untuk keluarga : one bite size” dan menggunakan buah sukun sebagai bahan dasar utama.  Acara yang berlangsung pada 9 September 2018 lalu di Kampus IPB Dramaga tersebut diikuti oleh 24 tim peserta dari masyarakat umum dan berbagai instansi, di antaranya adalah Stikes Mitra Keluarga, UPN Jakarta, Poltekkes Jakarta II, UHAMKA, Bhi, Poltekkes Kemenkes Bandung, Universitas Negeri Jakarta, STP Bogor, Akpar Pertiwi, Universitas Djuanda, Universitas Ibnu Khaldun, Bina Sarana Informatika, Sekolah Vokasi IPB, dan IPB. ...

  • Ags 30, 2018

    Efektifitas Rantai Pasok untuk Peningkatan Kualitas Susu Segar

    Susu merupakan salah satu produk industri peternakan yang potensial di Indonesia. Sebagian besar (98%) susu di Indonesia diproduksi di Pulau Jawa yang berasal dari peternakan rakyat. Terdapat tiga permasalahan utama terkait produksi susu di Indonesia yaitu kurangnya pengetahuan peternak tentang penanganan susu, lahan peternakan dan skala kepemilikan, serta persoalan regenerasi....