Inovasi Pangan Beku



Inovasi Pangan Beku Siap Saji

Oleh Mien Sutanto

Dalam menghadapi krisis global saat ini, suatu usaha harus tetap eksis, antara lain dengan melakukan berbagai inovasi baru bagi produk yang dihasilkannya. Pangan beku siap saji merupakan salah satu inovasi penting yang dapat dilakukan di masa sekarang ini.

Inovasi dengan berfokus pada efisiensi biaya tanpa mengurangi mutu ini contohnya adalah, pangan beku siap saji. Produk ini telah matang, yang kemudian dibekukan dalam temperatur - 40oC (dengan teknologi blast freezer), lalu disimpan pada ruang dengan suhu - 18oC. Teknologi blast freezer pada prinsipnya merupakan shock temperature untuk mikroba atau memusnahkan mikroba. Di samping itu, blast freezer juga memungkinkan kristalisasi air yang terbentuk berukuran kecil dan solid, sehingga tidak berpengaruh nyata pada perubahan mutu produk.

Penyimpanan pada suhu -18oC yang dilakukan setelah dilakukan blast freezer bermanfaat untuk memperpanjang masa simpan, yakni dengan menekan pertumbuhan mikroba perusak. Penyimpanan pada suhu ini juga bertujuan untuk mengurangi risiko perubahan bentuk pada saat proses pengemasan maupun proses pengiriman produk.

Keuntungan produk makanan beku siap saji terutama dalam hal efisiensi biaya dan waktu. Produk ini tidak memerlukan mesin khusus, tidak memerlukan keahlian khusus dalam menyajikan produk tersebut, mengurangi kelebihan makanan yang tidak semestinya, serta menghilangkan biaya kegagalan pembuatan produk yang dibuat sendiri. Dari sisi waktu, produk pangan beku siap saji juga lebih cepat dalam hal penyajiannya, tidak memerlukan waktu khusus untuk persiapannya, kapan saja bisa langsung di sajikan.

Produk pangan siap saji yang disimpan di temperatur -18oC dalam jumlah yang tidak terbatas berdasarkan kapasitas tempat penyimpanan ? menjadi solusi yang bersifat fleksibel dalam hal penyajian jumlah menu dalam waktu yang relatif singkat. Produk ini akan sangat terasa besar manfaatnya saat mempersiapkan makanan dalam acara ? acara yang padat dengan jumlah kebutuhan yang tidak pasti. Mien Sutanto, PT Selaras Adi Perkasa

Artikel Lainnya