Chef Taufik Hidayat Menjaga Keamanan Pangan, Cita Rasa dan Tampilan Masakan



Manajemen di dapur, perancangan menu sekaligus penentuan harga hidangan, serta berkoordinasi dengan tim produksi, service dan marketing adalah bagian dari pekerjaan sehari-hari Taufik Hidayat. Eksekutif Chef Hotel Jayakarta Jakarta ini sebelumnya telah memiliki segudang pengalaman manajemen di bidang masakan sejak lulus dari Akademi Manajemen Pariwisata Jakarta sejak Desember 2007 lalu.

Taufik memiliki pengalaman yang luas dalam hal penguasaan aneka hidangan berbagai negara, seperti masakan Western, India, Pilipina, China, Jepang, Malaysia, Indonesia dan Thailand. “Yang terpenting dalam penyusunan masakan adalah cara presentasi yang cantik kepada konsumen, namun dengan tetap menjaga kualitas masakan yang disajikan,” kata Taufik. Kualitas yang dimaksud anggota Indonesian Chef Association (ICA) ini adalah dalam hal higiene, sanitasi dan keamanan pangan masakan dan pemilihan bahan bakunya.

Taufik sangat peduli dengan hal ini karena ia telah membekali diri dengan berbagai training seputar hal-hal yang berkaitan dengan keamanan pangan, ditambah dengan pengalaman bekerja di Kapal Pesiar Star Cruise yang banyak bekerja sama dengan para ahli masak bereputasi internasional, dengan para tamu aneka bangsa yang sangat peduli dengan masalah keamanan pangan. Itulah sebabnya masalah keamanan pangan menjadi mutlak diperhatikan,”dan itu menjadi salah satu perhatian utama saya selama menjalankan aktifitas sehari-hari, disamping cita rasa masakan yang juga harus mendapatkan perhatian khusus,” ujar Taufik. Namun itu saja belum cukup. Taufik menandaskan pula pentingnya cara presentasi dan penataan hidangan yang indah, sehingga di samping menawan dipandang, namun juga mengundang selera makan bagi para tamu.

Jabatan yang ia pegang saat ini, yakni sebagai Executif Chef Hotel Jayakarta disebutnya merupakan tantangan tersendiri. Hal ini disebabkan Hotel Jayakarta saat ini memiliki 350 kamar, 8 buffet dan acara seremoni pernikahan yang bisa mencapai 6 acara dalam satu hari. Dengan demikian, aneka hidangan yang disajikan harus bisa memenuhi selera konsumen yang keinginannya berbeda-beda, dirancang dalam jumlah banyak, ditambah masalah keamanan pangan yang harus selalu dijaga, merupakan rutinitas sehari-hari bagi Taufik Hidayat. Namun dengan pengalamannya yang segudang, ia dapat menangani tantangan itu, dengan dibantu oleh 21 staf bagian kitchen dan steward.

Ia telah tertempa sejak lama setelah melewati berbagai tahap karir sebagai seorang chef di berbagai tempat. Mulai dari Second Commis di Hyatt Aryaduta Jakarta (1997), sebagai Cook di Hotel Kodak Keelung Taiwan (1998), sebagai Demi Chef Partie dan di Radisson SAS Kuwait (2001), kemudian Chef De Partie di Carnival Miracle Cruise (2005), dan Sous Chef di Star Cruise Malaysia (2005) –sebelum bergabung dengan Jayakarta International Management hingga saat ini. K-08

Artikel Lainnya

  • Feb 19, 2019

    Mengenal Ingridien untuk Membuat Gelato

    Gelato merupakan jenis es krim yang berasal dari Italia. Perbedaan gelato dengan es krim pada umumnya terutama terletak pada komposisi kandungan lemaknya. Produk gelato memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit daripada es krim. Berbeda dengan es krim, komponen utama gelato adalah susu dan krim, tanpa penambahan kuning telur seperti pada formulasi es krim. Jenis susu yang paling baik untuk membuat gelato adalah whole milk sebanyak 3,5%, namun gelato juga dibuat menggunakan susu rendah lemak dengan jumlah sebanyak 1-2% atau pun susu tanpa lemak (skim). Selain mempertahankan sifat krimi dan tekstur yang lembut, namun susu juga berfungsi meningkatkan resistensi produk terhadap leleh. Di samping itu, susu tidak hanya menambah kandungan protein dalam produk, namun juga merupakan sumber kalsium. ...

  • Feb 18, 2019

    Ragam Olahan Kacang Ijo

    Kacang hijau atau yang biasa disebut kacang ijo merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sebagai bahan pangan, kacang ijo merupakan salah satu sumber protein nabati dengan kandungan protein sekitar 22,2%. Selain itu kacang ijo juga kaya akan zat gizi lain yang bermanfaat bagi tubuh seperti kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, serta vitamin B1. Meskipun bukan sebagai makanan pokok, masyarakat seringkali mengolah kacang ijo menjadi masakan siap santap. Hampir semua kalangan dapat menikmati masakan berbasis kacang ijo karena ketersediaan dan harga yang cukup terjangkau. ...

  • Feb 15, 2019

    Dangke: Produk Keju dengan Kearifan Lokal

    Dangke merupakan produk keju tradisional dari susu kerbau khas Sulawesi Selatan dan telah diproduksi sejak tahun 1905. Dangke banyak diproduksi di daerah Enrekang, Curio, Baraka, Anggeraja dan Alla. Menurut cerita, nama Dangke berasal dari bahasa Belanda, “dank u well” yang berarti terimaksih banyak. Saat itu seorang peternak kerbau memberikan olahan fermentasi susu kepada orang Belanda yang sedang melintas dan orang Belanda tersebut mengucapkan “dank je” yaitu ucapan singkat dari “dank u well”. Sejak saat itulah susu fermentasi kerbau ini disebut dangke. Dangke memiliki tekstur yang elastis, berwarna putih, dan memiliki rasa mirip dengan keju pada umumnya. ...

  • Feb 14, 2019

    Costing Menu Summer Fresh

    Summer Fresh merupakan smoothies buah mangga, pisang, dan peach yang dihaluskan dengan tambahan susu dan yogurt. Teksturnya agak kental mengandung butiran halus es buah beku yang dingin, sangat pas disajikan saat siang atau udara panas. Kaya akan vitamin C, kalium, kalsium, dan zat gizi lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Penambahan yogurt selain memberi rasa asam segar juga memberikan manfaat bagi kesehatan percernaan karena mengandung probiotik. Bahan smothies ini antara lain mangga, peach, pisang, susu segar, dan yogurt. Kandungan gizi per porsinya antara lain; energi 251 kkal, protein 7,6 gram, lemak 8,2 gram, dan karbohidrat 39,8 gram. Berikut adalah costing dari Summer Fresh: ...

  • Feb 13, 2019

    Jus Martabe Khas Sumatra Utara

    Jus martabe merupakan minuman dari Sumatera Utara yang tergolong unik dan jarang dijumpai pada daerah lain. Keunikannya terletak pada bahan dasar yang digunakan yakni terong Belanda dan markisa. Martabe sendiri merupakan singkatan dari Markisa-Terong-Belanda. Jus ini tinggi serat pangan dan pektin, gula buah fruktosa, vitamin C, vitamin E, asam folat, kalium, dan magnesium. Mengonsumsi jus  martabe dapat memperbaiki kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan tulang, mengefektifkan sistem pembersihan racun dalam tubuh, memacu peremajaan sel, menggiatkan fungsi hati dan ginjal, serta mengatasi radang saluran kencing.   ...