Higiene & Sanitasi di Dapur Restoran



 

Dapur merupakan sentral aktivitas restoran yang harus dijaga kebersihannya. Apa saja yang harus dilakukan?

Untuk menjaga resto yang resik -yang membuat pengunjung nyaman- tak bisa lepas dari dua faktor: hygiene dan sanitasi. Higiene merupakan kehidupan bersih dalam lingkungan yang sehat. Sedangkan sanitasi, berhubungan dengan segala upaya untuk mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lain.

Upaya menjaga hygiene dan sanitasi makanan dan minuman di restoran, memerlukan pengawasan ketat yang mencakup area di mana makanan itu disimpan, diolah, hingga dihidangkan. Secara garis besar, dikelompokkan menjadi hygiene yang dititikberatkan pada bahan-bahan yang mudah membusuk (misal: daging, ikan, susu, telur, makanan dalam kaleng, dan minuman yang mengandung CO2) dan sanitasi yang meliputi 6 prinsip utama, yaitu: cara penyimpanan, cara pengolahan, tempat pengolahan, tenaga pengelolaan makanan (SDM), cara pengangkutan makanan (transportasi), dan cara penyajian makanan.
Bagian dapur adalah area yang paling penting diperhatikan dalam menjaga hygiene dan sanitasi restoran. Dapur merupakan lokasi tempat mengolah beragam makanan dan minuman yang akan disajikan kepada customer. Dapur juga merupakan tempat penyimpanan alat-alat pengolahan makanan, alat makan dan minum, serta fasilitas lain, yang kemungkinan bisa menjadi media penularan penyakit bila tidak dijaga kebersihannya.

Tidak hanya berhubungan dengan makanan, dapur erat kaitannya dengan sampah. Sampah sisa bahan dan makanan, akan menimbulkan masalah jika tidak dilakukan penanganan yang tepat. Tumpukan sampah ini menggangu higienitas makanan, karena akan banyak binatang penggangu seperti lalat, tikus, dan kecoa, yang akan mengundang penyakit. Mel

Artikel Lainnya

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...

  • Sep 20, 2018

    Keamanan Pengemas Jajanan dan Makanan Cepat Saji

    Penggunaan kemasan adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya cemaran pada produk olahan pangan. Selain berfungsi sebagai pelindung, kemasan juga berperan sebagai media untuk promosi. Kemasan dapat mempengaruhi berbagai aspek pada pangan seperti nilai jual, estetika, dan keamanan pangan. Makin kompleks suatu kemasan, maka nilai tambah produk pangan juga akan dapat meningkat. Konsumen cenderung memilih kemasan yang menarik dan mampu menunjukkan mutu produk pangan. ...

  • Sep 17, 2018

    Apa itu Gaya Hidup Ketofastosis?

    Diet ketogenik merupakan salah satu tren diet yang cukup populer di Indonesia. Prinsip diet ini ada pada pengaturan pola makanan harian untuk mencapai kondisi ketosis. Diet ini dipandang efektif untuk penurunan berat badan. Saat ini, diet ketogenik dikombinasikan dengan puasa pada kondisi ketosis dengan tujuan mempertahankan metabolisme lemak yang optimal sehingga disebut dengan ketofastosis....

  • Sep 14, 2018

    Kemeriahan Lomba Cipta Menu Berbahan Lokal

    Crafting Special Recipe (CRISPY) Competition merupakan lomba cipta menu dan masak dengan menggunakan bahan pangan lokal. CRISPY tahun 2018 mengangkat tema “Kreasi olahan cemilan sehat untuk keluarga : one bite size” dan menggunakan buah sukun sebagai bahan dasar utama.  Acara yang berlangsung pada 9 September 2018 lalu di Kampus IPB Dramaga tersebut diikuti oleh 24 tim peserta dari masyarakat umum dan berbagai instansi, di antaranya adalah Stikes Mitra Keluarga, UPN Jakarta, Poltekkes Jakarta II, UHAMKA, Bhi, Poltekkes Kemenkes Bandung, Universitas Negeri Jakarta, STP Bogor, Akpar Pertiwi, Universitas Djuanda, Universitas Ibnu Khaldun, Bina Sarana Informatika, Sekolah Vokasi IPB, dan IPB. ...

  • Ags 30, 2018

    Efektifitas Rantai Pasok untuk Peningkatan Kualitas Susu Segar

    Susu merupakan salah satu produk industri peternakan yang potensial di Indonesia. Sebagian besar (98%) susu di Indonesia diproduksi di Pulau Jawa yang berasal dari peternakan rakyat. Terdapat tiga permasalahan utama terkait produksi susu di Indonesia yaitu kurangnya pengetahuan peternak tentang penanganan susu, lahan peternakan dan skala kepemilikan, serta persoalan regenerasi....