Gunakan Liquid Egg, Pasti Praktis



Praktis adalah kata yang tepat diucapkan ketika menggunakan liquid egg. Kenapa praktis? Karena liquid egg memang ditawarkan untuk memudahkan para pengguna telur, jika konsumen hanya ingin memakai putih telur atau kuning telurnya saja, bahkan tersedia pula kuning dan putih telur yang dibuat dalam satu kemasan. Lebih nyata lagi, konsumen tidak harus khawatir cangkang telurnya akan masuk ke dalam adonan, karena liquid egg ini diproses secara higienis dengan teknologi canggih.

Sebenarnya penggunaan telur yang praktis sudah lama digunakan oleh industri makanan dan minuman di Indonesia. Namun sayang semuanya harus diperoleh melalui impor. Persoalannya selain harganya yang jauh lebih mahal, atau karena persoalan penyakit unggas seperti flu burung. Dan karena impor, acapkali pasokannya terhambat. Belum lagi jika ditinjau dari kualitas produknya. Selama ini yang sering digunakan adalah dalam bentuk powder, padahal dari segi rasa dan fungsional, tentu saja liquid egg yang identik dengan telur segar akan lebih memuaskan. Karena hal tersebut jelas akan mempengaruhi kualitas makanan dan minuman yang dihasilkan.

Jangan khawatir, kini di Indonesia telah hadir liquid egg yang dijamin kesegarannya. Produk yang higienis karena diproses dengan menggunakan teknologi canggih ini ditawarkan oleh PT Java Egg Specialities (JESS), sebagai yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memproduksinya. Telur yang dijadikan bahan baku utama produk ini juga berasal dari dalam negeri, sehingga jaminan kualitas, keamanan dan pasokan pun terpenuhi. JESS (Java Egg Specialities) menawarkan liquid egg dalam beberapa tipe yaitu refrigerated atau frozen liquid egg products, putih telur (Egg White), kuning telur (Egg Yolk), dan berbagai blends dari putih dan kuning telur (Whole Egg).

Dari segi sasaran konsumen, produk yang ditawarkan bukan hanya ditujukan untuk kalangan industri foodservice saja, tapi juga usaha kecil dan menengah, bahkan skala rumah tangga dapat menggunakan liquid egg. Hal ini bisa terlihat dari harga yang ditawarkan yaitu berkisar antara Rp 18.000 hingga Rp 20.000 per kilogram untuk Whole Egg.

Menurut Boediono Tandu, Managing Director perusahaan tersebut, setelah beberapa tahun dipasarkan, permintaan konsumen terus meningkat. Oleh karena itu beliau optimis jika produknya akan semakin disambut hangat oleh konsumen. Maklum saja harga yang ditawarkannya lebih murah jika dibandingkan dengan produk impor yang mencapai lebih dari Rp 25.0000, dan yang pasti menggunakan liquid egg jauh lebih praktis, higienis dan efesien.
K-10

Artikel Lainnya

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...

  • Sep 20, 2018

    Keamanan Pengemas Jajanan dan Makanan Cepat Saji

    Penggunaan kemasan adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya cemaran pada produk olahan pangan. Selain berfungsi sebagai pelindung, kemasan juga berperan sebagai media untuk promosi. Kemasan dapat mempengaruhi berbagai aspek pada pangan seperti nilai jual, estetika, dan keamanan pangan. Makin kompleks suatu kemasan, maka nilai tambah produk pangan juga akan dapat meningkat. Konsumen cenderung memilih kemasan yang menarik dan mampu menunjukkan mutu produk pangan. ...

  • Sep 17, 2018

    Apa itu Gaya Hidup Ketofastosis?

    Diet ketogenik merupakan salah satu tren diet yang cukup populer di Indonesia. Prinsip diet ini ada pada pengaturan pola makanan harian untuk mencapai kondisi ketosis. Diet ini dipandang efektif untuk penurunan berat badan. Saat ini, diet ketogenik dikombinasikan dengan puasa pada kondisi ketosis dengan tujuan mempertahankan metabolisme lemak yang optimal sehingga disebut dengan ketofastosis....

  • Sep 14, 2018

    Kemeriahan Lomba Cipta Menu Berbahan Lokal

    Crafting Special Recipe (CRISPY) Competition merupakan lomba cipta menu dan masak dengan menggunakan bahan pangan lokal. CRISPY tahun 2018 mengangkat tema “Kreasi olahan cemilan sehat untuk keluarga : one bite size” dan menggunakan buah sukun sebagai bahan dasar utama.  Acara yang berlangsung pada 9 September 2018 lalu di Kampus IPB Dramaga tersebut diikuti oleh 24 tim peserta dari masyarakat umum dan berbagai instansi, di antaranya adalah Stikes Mitra Keluarga, UPN Jakarta, Poltekkes Jakarta II, UHAMKA, Bhi, Poltekkes Kemenkes Bandung, Universitas Negeri Jakarta, STP Bogor, Akpar Pertiwi, Universitas Djuanda, Universitas Ibnu Khaldun, Bina Sarana Informatika, Sekolah Vokasi IPB, dan IPB. ...

  • Ags 30, 2018

    Efektifitas Rantai Pasok untuk Peningkatan Kualitas Susu Segar

    Susu merupakan salah satu produk industri peternakan yang potensial di Indonesia. Sebagian besar (98%) susu di Indonesia diproduksi di Pulau Jawa yang berasal dari peternakan rakyat. Terdapat tiga permasalahan utama terkait produksi susu di Indonesia yaitu kurangnya pengetahuan peternak tentang penanganan susu, lahan peternakan dan skala kepemilikan, serta persoalan regenerasi....