Indonesian Chef Association Mendorong Kemajuan Pariwisata Indonesia



 

Industri pariwisata merupakan sektor industri yang membutuhkan peran setiap elemen dan individu yang terlibat di dalamnya. Setiap individu tersebut memiliki andil dalam memajukan negara, serta meningkatkan harkat dan martabat negara melalui kepariwisataan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Industri kuliner adalah salah satu produk kebudayaan yang mampu mewakili Indonesia dalam kancah pergaulan dunia internasional.
Indonesia sebagai negara dengan beragam etnis dan keunikan yang khas, memiliki potensi yang jauh lebih besar dibanding negara lain. Masakan Indonesia yang memiliki ciri khas tersendiri tersebut dapat mewakili kebudayaan Indonesia di mata internasional. Setiap elemen di dalamnya seperti metode pengolahan, bahan baku pangan, cita rasa dan teknik penyajian masakan Indonesia memiliki keunikan khas, dimana hal itu merupakan nilai tambah bagi produk budaya Indonsia.
Bertolak dari fakta tersebut, para ahli kuliner atau chef Indonesia yang merupakan salah satu insan penting dalam industri pariwisata berkumpul untuk menyatukan persepsi. Mereka melakukan berbagai aktifitas untuk dapat berpartisipasi dalam rangka membantu meningkatkan dunia kepariwisataan Indonesia, dengan membentuk wadah organisasi bernama Indonesian Chef Association (ICA). Organisasi yang juga bermaksud untuk menyejajarkan para ahli kuliner Indonesia dengan dengan para ahli dl luar negeri ini memiliki visi menjadi organisasi profesi chef terkemuka di Indonesia dan dunia.

Sekjen ICA TM Kelana dalam kesempatan bincang-bincang dengan KULINOLOGI INDONESIA menjelaskan, organisasinya memiliki tiga misi penting yang mendukung dunia pariwisata Indonesia.

Untuk mewujudkan misi tersebut, secara rutin ICA menggelar berbagai kegiatan baik seminar, pelatihan maupun eksibisi. Kegiatan lainnya adalah pertemuan rutin para anggota yang diselenggarakan tiap bulan. Pada awal Oktober lalu misalnya, telah digelar halal bihalal para anggota ICA dan supplier, yang berlangsung di Oase Resto, Lapangan Golf II, Kawasan Halim Perdana Kusuma Jakarta. Andang Setiadi

Artikel Lainnya

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...

  • Jun 19, 2019

    Risiko Konsumsi Lemak Jenuh untuk Kesehatan

    Lemak jenuh ada yang bersumber dari hewan (seperti gajih, lemak dalam daging, dan lainnya) dan ada yang bersumber dari pangan nabati (seperti minyak kelapa). Dalam kaitannya dengan penyakit jantung, maka lemak jenuh yang berasal dari hewan dinyatakan lebih berbahaya. ...

  • Jun 18, 2019

    3 Reaksi Kimia Penyebab Kerusakan Minyak Goreng

    Salah satu cara menjaga mutu produk goreng adalah dengan mengendalikan kualitas minyak goreng yang digunakan sebaik mungkin. Oleh sebab itu, terdapat beberapa faktor yang perlu diketahui oleh industri jasa boga terkait penggunaan minyak goreng. Penyebab utama kerusakan minyak goreng adalah reaksi kimia. Terdapat tiga reaksi kimia yang sering terjadi pada minyak goreng, yakni: ...