Kekayaan Cita Rasa Pizza ala La Porchetta



Pizza adalah salah satu kuliner lokal Italia yang telah mengglobal. Di seluruh belahan dunia, dengan mudah ditemui jenis makanan ini baik di kaki lima, pizzeria (toko khusus pizza) hingga di restoran mewah.

Rasa, bentuk, dan varian pizza yang ditawarkan juga sangat beragam mulai dari yang mempertahankan citarasa asli negara asalnya hingga yang sudah diadaptasi dengan selera lokal. Meskipun demikian, ciri khas pizza adalah roti bundar, pipih, dengan pinggiran yang renyah dan taburan berbagai jenis topping di atasnya, mulai dari beef, pork, chicken, seafood, cheese, mushroom, onion, capsicum, saus tomat, dan berbagai jenis rempah

Di Indonesia, pizza dengan mudah dapat ditemui di berbagai restoran, salah satunya adalah La Porchetta. La porchetta adalah resto pizza, pasta, dan steak franchise dari Australia. Pendirinya adalah sepasang suami istri Rocco Pantaleo dan Felice Nania. Hingga saat ini, Rocco tetap abadi di La Porchetta melalui maskot resto tersebut “Rocky”. Di Australia, resto ini sangat terkenal dan telah memiliki hingga 100 lebih cabang franchise.

La Porchetta mulai merambah konsumen Indonesia tahun 2000. Hingga saat ini terdapat dua cabang di Jakarta, yaitu Grand Indonesia dan La Piazza Kelapa Gading serta satu cabang di Bali. La Porchetta Kelapa Gading hadir akhir Desember 2004. Berlokasi di La Piazza, salah satu stylish shopping- entertainment centre, interior resto tersebut berkesan modern, cozy, dan nyaman. Dengan kapasitas 120 kursi, tempat ini sangat cocok untuk lokasi makan bersama keluarga, bersosialisasi dengan teman, hingga pertemuan informal dengan rekan bisnis.

Menu yang ditawarkan di cabang La Piazza sangat variatif. Pizza, steak, salad, dan pasta memang menjadi menu wajib sesuai dengan aturan franchise dari Australia. Sebagai variasi pilihan tersedia pula menu makanan lokal seperti iga bakar, sop buntut, hingga aneka mie dan nasi goreng. Hal ini dilakukan untuk mengakomodir keinginan konsumen yang sangat beragam. Saat ini menu komplit iga bakar, salad, french fries atau nasi dibandrol dengan harga Rp. 35.000, tak pelak, menu ini menjadi favorit disamping tentu saja pizza dan steak.

Menu andalan utama yaitu pizza memiliki 23 varian. pengunjung bisa memilih original Porchetta dengan mozarella, beef sausage, basil, dan olive oil. Tersedia pula meat lover pizza dengan pilihan smoked beef, beef pepperoni, ground beef maupun chicken barbeque. Anda penggemar seafood? Jangan khawatir, La Porchetta juga menyediakan varian seafood pizza. Ingin pizza yang lain daripada yang lain? La Porchetta memiliki andalan “The Lot”, varian pizza dengan topping yang spektakuler. 13 jenis topping seperti capsicum, onion, mushroom, nanas, semua jenis daging, udang hingga anchovies bersatu padu di atas roti pipih. Anchovies adalah sejenis ikan asin dari Australia yang direndam dalam olive oil dan dikemas di kaleng hermetis. Paduan warna yang tampak dari beragam topping tersebut menjanjikan kekayaan cita rasa pula.

Apapun jenis pizzanya, La Porchetta selalu menggunakan saus tomat asli dari Australia sehingga cita rasa asam tomat sangat kuat terasa pada setiap gigitan. Ukuran regular pizza La Porchetta dapat dinikmati mulai dari harga Rp. 25.000 untuk pizza standar hingga Rp. 65.000 untuk Pizza “The Lot”. Komponen yang paling menentukan keberhasilan pembuatan pizza adalah dough. Pizza dough harus elastis sehingga dapat dibentuk pipih, empuk di bagian tengah, dan renyah di pinggiran pizza. Bahan baku dough secara umum adalah tepung terigu, shortening, telur, susu, gula, garam, air, yeast, dan bahan tambahan pangan (dough leavening, flavouring).

La Porchetta menggunakan konsentrat dough langsung dari Australia untuk menjaga konsistensi karakteristik roti pizza yang diinginkan. Sehingga chef resto hanya tinggal mencetak adonan dough dan menambahkan topping. Pizza lalu dibakar dalam oven bersuhu 285oC selama 5 menit. Voila, hanya dalam waktu 10 menit, pizza pesanan Anda telah siap dinikmati.

La Porchetta menawarkan menu buffet (all you can eat) dalam rangka Ramadhan tahun ini. Kami menyediakan paket berupa ta’jil (kurma, biji salak, kolak pisang), appetizer (mini bread), menu utama, dan aneka minuman yang dapat dinikmati dengan harga Rp. 74.900 nett.

Berbicara tentang mutu dan kualitas setiap menu jangan kuatir, karena sejak dari bahan baku yang digunakan selalu berkualitas terbaik dan fresh. Supervisor F&B La Porchetta La Piazza mengatakan “we are concern about health”, kami menggunakan bahan baku segar dan berkualitas terbaik, dan penggunaan olive oil dalam setiap masakan”. Ia menambahkan bahwa 75% bahan baku pizza masih diimpor dari Australia termasuk konsentrat dough, yeast, mozzarella cheese, parmesan cheese, beef untuk menjaga konsistensi rasa dan mutu sesuai azas franchise. Meskipun demikian, seluruh menu yang ditawarkan dijamin 100% halal. Silahkan datang dan menikmati cita rasa pizza yang tidak akan Anda temukan selain di La Porchetta.

Lokasi : La Piazza-1 st floor no.5 Jl. Baulevar Kelapa Gading Jakarta 14240, Indonesia
Phone : (62 21) 4586 4928

Artikel Lainnya

  • Feb 20, 2019

    Peluang dan Tantangan Manis Bisnis Kefir

    Di Indonesia, produk kefir masih perlu diedukasi ke masyarakat luas bahwa ada produk fermentasi susu selain yogurt yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Produk kefir sangat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran mengkonsumsi produk fermentasi susu yang berkualitas dan menyehatkan. Terdapat beberapa tantangan dalam produksi kefir dan menjaga konsistensi kualitasnya. Secara ideal, kefir yang berkualitas dihasilkan dengan menggunakan biji kefir dan aplikasi teknik produksi secara tradisional serta menghindari penggunaan sarana berbahan metal. Namun aplikasi ini mengalami kesulitan dalam menjaga konsistensi produk akhir. Sejalan dengan kemajuan teknologi pangan, hal ini dapat diatasi dengan menggunakan starter berupa mother-culture yang bisa menghasilkan kefir yang mirip dengan kefir yang dihasilkan secara tradisional. Produk kefir mengandung gas CO2 sehingga semakin lama proses fermentasi dilakukan maka kandungan gas CO2 semakin tinggi. Secara bertahap gas CO2 yang terbentuk harus dikeluarkan. Perlu ada desain kemasan khusus yang memudahkan keluarnya gas yang terbentuk selama dalam kemasan. Bila sistem kemasnya rapat, maka gas CO2 akan menyebabkan kembung kemasan dan bisa meledak bila kandungan gas terlalu tinggi. ...

  • Feb 19, 2019

    Mengenal Ingridien untuk Membuat Gelato

    Gelato merupakan jenis es krim yang berasal dari Italia. Perbedaan gelato dengan es krim pada umumnya terutama terletak pada komposisi kandungan lemaknya. Produk gelato memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit daripada es krim. Berbeda dengan es krim, komponen utama gelato adalah susu dan krim, tanpa penambahan kuning telur seperti pada formulasi es krim. Jenis susu yang paling baik untuk membuat gelato adalah whole milk sebanyak 3,5%, namun gelato juga dibuat menggunakan susu rendah lemak dengan jumlah sebanyak 1-2% atau pun susu tanpa lemak (skim). Selain mempertahankan sifat krimi dan tekstur yang lembut, namun susu juga berfungsi meningkatkan resistensi produk terhadap leleh. Di samping itu, susu tidak hanya menambah kandungan protein dalam produk, namun juga merupakan sumber kalsium. ...

  • Feb 18, 2019

    Ragam Olahan Kacang Ijo

    Kacang hijau atau yang biasa disebut kacang ijo merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sebagai bahan pangan, kacang ijo merupakan salah satu sumber protein nabati dengan kandungan protein sekitar 22,2%. Selain itu kacang ijo juga kaya akan zat gizi lain yang bermanfaat bagi tubuh seperti kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, serta vitamin B1. Meskipun bukan sebagai makanan pokok, masyarakat seringkali mengolah kacang ijo menjadi masakan siap santap. Hampir semua kalangan dapat menikmati masakan berbasis kacang ijo karena ketersediaan dan harga yang cukup terjangkau. ...

  • Feb 15, 2019

    Dangke: Produk Keju dengan Kearifan Lokal

    Dangke merupakan produk keju tradisional dari susu kerbau khas Sulawesi Selatan dan telah diproduksi sejak tahun 1905. Dangke banyak diproduksi di daerah Enrekang, Curio, Baraka, Anggeraja dan Alla. Menurut cerita, nama Dangke berasal dari bahasa Belanda, “dank u well” yang berarti terimaksih banyak. Saat itu seorang peternak kerbau memberikan olahan fermentasi susu kepada orang Belanda yang sedang melintas dan orang Belanda tersebut mengucapkan “dank je” yaitu ucapan singkat dari “dank u well”. Sejak saat itulah susu fermentasi kerbau ini disebut dangke. Dangke memiliki tekstur yang elastis, berwarna putih, dan memiliki rasa mirip dengan keju pada umumnya. ...

  • Feb 14, 2019

    Costing Menu Summer Fresh

    Summer Fresh merupakan smoothies buah mangga, pisang, dan peach yang dihaluskan dengan tambahan susu dan yogurt. Teksturnya agak kental mengandung butiran halus es buah beku yang dingin, sangat pas disajikan saat siang atau udara panas. Kaya akan vitamin C, kalium, kalsium, dan zat gizi lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Penambahan yogurt selain memberi rasa asam segar juga memberikan manfaat bagi kesehatan percernaan karena mengandung probiotik. Bahan smothies ini antara lain mangga, peach, pisang, susu segar, dan yogurt. Kandungan gizi per porsinya antara lain; energi 251 kkal, protein 7,6 gram, lemak 8,2 gram, dan karbohidrat 39,8 gram. Berikut adalah costing dari Summer Fresh: ...