Yummy Umami Sayur Lodeh



Sayur lodeh merupakan “melting pot” aneka sayur mayur bersantan dengan racikan berbagai bumbu dan rempah-rempah. Tempe “semangit” atau tempe kemarin, terasi, atau ebi menjadi kunci penguat cita rasa umami pada sayur tersebut.

Sayur lodeh sudah sangat populer di dapur nusantara- merupakan sayur tradisional yang dapat diidentikkan dengan sayur asam minus cita rasa asam, tetapi ditambahan santan yang menjadi kekhasannya.

Semula sayur lodeh merupakan sayur yang berkonsep minimalis yang secara turun menurun ditambahkan bahan pamungkas sebagai kunci penyempurna cita rasa. Bahan itu bisa dari tempe kemarin (tempe semangit), ebi atau terasi. Untuk penyeimbang rasa, seperti biasa ditambahkan gula dan garam secukupnya.

Keanekaragaman bahan Sayur lodeh termasuk resep warisan nenek moyang yang mempunyai keistimewaan yang khas. Dibuat dari berbagai jenis bahan sayuran, umbi-umbian, yang dipadukan dengan sumber lemak, serta diperkaya dengan beragam bumbu.

Sesuai dengan sejarah seni kuliner, sayur lodeh yang hampir selalu dikaitkan dengan kultur Jawa, biasanya untuk mengadakan upacara ritual selamatan, paling tidak bahan utama sayur lodeh dapat mencapai 12 jenis sayur dan umbi-umbian. Antaralain labu kuning atau waluh, kacang panjang, terong, kluwih, daun melinjo, kulit melinjo, labu siam, papaya muda, nangka muda, kobis, lembayung (daun kacang panjang) dan tauge kedelai. Sayur ini biasanya dimakan dengan bubur.

Cikal bakal bahan sayur lodeh tersebut kemudian berkembang sesuai dengan kemajuan jaman. Tidak ada pakem khusus untuk bahan sayur lodeh, semua bahan sayur mayur dapat dipadu padan menjadi bahan utamanya.
Untuk memberi sentuhan rasa tidak cukup satu dua bumbu dan rempah-rempah yang ditambahkan. Paling sederhana sayur lodeh dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, ketumbar, daun salam, dan lengkuas. Kemudian disempurnakan dengan bahan penyeimbang cita rasa. Utamanya garam dan gula, kemudian dieksplor lagi dengan menambahkan bahan seperti tempe semangit, ebi, atau terasi sebagai penguat cita rasa sehingga terjadi harmonisasi pada sayur lodeh yang umami.
Sesuai dengan perkembangan selera masyarakat, sayur lodeh tidak hanya didominasi dengan warna putih pucat, tetapi ada jenis sayur lodeh merah, hijau, dan sayur lodeh kuning.

Merah diperoleh dari cabai merah besar yang dihaluskan, hijau dari cabai hijau besar yang dihaluskan, dan warna kuning dari kunyit yang diracik bersama bumbu halus lainnya.

Pelangi dalam sayur lodeh

Dalam sayur lodeh terdapat aneka bahan yang memberikan warna berbeda. Sedikitnya ada lima sayuran yang mewarnai sayur lodeh. Tomat dan cabai merah dengan warna merahnya, kacang panjang, labu siam, dan daun melinjo dengan warna hijaunya, terong dengan warna ungunya, serta wortel dengan warna oranye- tidak hanya memperindah tampilan, tetapi juga memberi manfaat bagi kesehatan.

Pigmen merah pada tomat menggambarkan kandungan likopen pada buah tersebut, yang merupakan antioksidan alami. Warna hijau pada labu dan melinjo menunjukkan warna klorofil. Salah satu kandungan klorofil adalah lutein, yang bekerja sama dengan zeaxanthin untuk kesehatan mata. Terong dengan warna ungunya mengandung antosianin yang juga memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Sedangkan wortel dengan oranye beta karotennya, selain sebagai antioksidan juga bermanfaat untuk kesehatan mata. Untuk mendapatkan manfaat yang otimal dan diperoleh nuansa pelangi tersebut, perlu juga diperhatikan waktu dan suhu masak. Hindah J Muaris

Artikel Lainnya

  • Jun 03, 2019

    Peranan Gula dalam Kue Kering

    Gula berperan terhadap sifat sensoris produk kue kering, terutama warna dan tekstur. Warna kue kering ditentukan oleh reaksi maillard yang terjadi selama proses pemanggangan. Gula putih kurang berperan dalam reaksi maillard karena lebih banyak mengandung sukrosa. Untuk lebih mengembangkan warna dan aroma dapat digunakan dark sugar seperti molase, madu, dan gula merah yang memiliki kadar glukosa dan fruktosa lebih tinggi sehingga reaksi maillard dapat berlangsung lebih intensif.   ...

  • Mei 31, 2019

    Ragam Penyajian Ketupat di Berbagai Daerah

    Mengisi selongsong ketupat tidak hanya dari beras. Di wilayah Sumatera Barat dan Sulawesi, ketupat dibuat dari beras ketan putih dan dimasak dengan santan. Ketupat ini mempunyai tekstur yang lebih liat dan citarasanya lebih gurih. Di Sumatera Selatan, ada beberapa yang membungkus beras ketannya dengan daun pandan, sehingga aromanya jauh lebih wangi. Lauk-pauk pendamping ketupat pun banyak macamnya, umumnya juga disesuaikan dengan makanan khas di daerah masing-masing. Contohnya, di Pulau Jawa, ketupat dimakan bersama opor ayam, sambal goreng hati, dan sayur godog, sedangkan di Sumatera, masyarakatnya lebih senang menyantap ketupat dengan rendang daging dan sayur labu yang pedas. Penyajian ketupat berikut, bisa jadi ide untuk menjamu tamu saat lebaran nanti. KETUPEK BAREH Ketupat ini banyak dibuat di daerah Sulawesi dan pesisir barat Sumatera Utara (Sibolga). Terbuat dari beras putih yang dibungkus dengan daun kelapa muda, kemudian direbus dengan santan supaya gurih. Biasa dihidangkan bersama sambal kelapa dan asam padeh ikan. KETUPEK SIPULUT Besarnya seperti ketupat pada umumnya. Terbuat dari beras ketan putih, yang bagian luarnya dilumuri santan kental. Jadi, isi ketupatnya sedikit lunak. Banyak dibuat di Sumatera Barat. Sedangkan di pesisir barat Sumatera Utara, ketupat ketan dibuat lebih kecil dan disangrai setelah direbus matang, sehingga hasilnya lebih kering dan tahan lama. Ketupat ini biasa disajikan bersama tapai ketan hitam atau rendang. KETUPAT PALAS Ketupat ketan yang dibuat dengan menggunakan daun palas sebagai bahan kulitnya. Bentuknya segitiga dan dimasak dengan santan. Banyak dibuat di daerah Kalimantan. Biasa disajikan bersama rendang, serundeng, serta kuah kacang. KETUPEK KATAN KAPAU Ketupek katan dari Kapau (Padang) ini berukuran kecil. Ketan dibungkus dengan daun kelapa muda, lalu direbus dengan santan. Ketupat ketan biasanya dimakan langsung sebagai hidangan penutup, atau bisa juga disandingkan dengan lauk pedas, seperti itik cabai hijau dan rendang. KETUPAT GLABED Ketupat dari beras khas Tegal, disajikan bersama iga kuah santan dan satai kerang. Tampilan kuah iga mirip seperti opor, berwarna kekuningan berkat penggunaan kunyit sebagai salah satu bumbunya. Makin enak menyantap ketupat glabed dengan taburan kerupuk mi, bawang goreng, dan minyak cabai. KETUPAT KANDANGAN Ketupat ini berasal dari Desa Kandangan, di wilayah Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Ketupat berkuah santan berisi ikan gabus panggang. Aroma khas ikan yang dipanggang mempercantik rasa kuah. Makin sedap menyantap ketupat kandangan ditemani sambal ulek dari tomat dan terasi. KETUPAT SAYUR PADANG Pilihan sayurnya, bisa sayur nangka muda atau sayur daun pakis, yang dimasak gulai. Atau bisa juga dikombinasikan keduanya saat penyajian. Tak ketinggalan, rendang atau telur balado lengkap dengan kerupuk merahnya, menjadi pendamping yang pas menikmati ketupat sayur ini. LAKSA KETUPAT Selain dimakan bersama sayur berkuah santan, versi lain ketupat Betawi, disandingkan dengan laksa. Kuah laksa dibuat dari campuran bumbu dan rempah yang cukup banyak, mulai dari bawang, cabai, lengkuas, jahe, kencur, temu mangga, kunyit, merica, ketumbar, jintan, dan kelabat. Ditambah lagi teri medan, kelapa parut sangrai, dan ebi kering juga turut ‘memeriahkan’ kuah laksa. Tak heran, bumbu dan bahan yang ramai ini membuat kuah laksa terasa begitu sedap. KI-37   ...

  • Mei 30, 2019

    Tren Buka Puasa di Luar Rumah

    Berbuka di luar rumah memang telah menjadi tren, terutama bagi kaum muda. Di samping untuk memilih menu yang lebih beragam, tren berbuka bersama teman-teman dekat atau pun teman lama untuk menjalin kembali silaturahmi juga meningkatkan permintaan terhadap restoran, terutama yang secara khusus memberikan paket atau menyediakan hidangan Ramadan. Hal tersebut tentu menjadi peluang pelaku usaha restoran maupun kafe untuk berlomba-lomba menyediakan menu dan tempat yang cocok untuk berbuka puasa. ...

  • Mei 28, 2019

    Kue Apem: Makna Tradisi dan Religi, serta Manfaatnya

    Lebih dari sekadar simbol religi dan tradisi, apem mewariskan teknologi pengolahan pangan berupa fermentasi tradisional. Teknologi fermentasi merupakan proses bioteknologi paling tua yang melibatkan peran mikroorganisme untuk meningkatkan karakteristik sensori produk. ...

  • Mei 28, 2019

    Olahraga yang Dianjurkan ketika Berpuasa.

    Olahraga merupakan gaya hidup sehat yang hendaknya rutin dilakukan dengan frekuensi 3-5 kali semiggu selama satu jam tergantung jenis olahraganya. Ketika berpuasa, olahraga yang dianjurkan adalah olahraga yang tingkatannya sedang, misalnya jalan cepat baik outdoor maupun di atas treadmill. ...