Bondies Rumah kedua bagi Keluarga



Bisnis kafe dan restoran beberapa tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Mulai dari puluhan juta hingga milyaran rela dikeluarkan oleh investor untuk membuka usaha jasa makanan dan minuman ini. Modal dikeluarkan demi mendapatkan konsep yang unik, menarik dan sesuai dengan target dan keinginan mereka.

Salah satu daerah Jakarta Selatan yang banyak menghadirkan aneka restoran dan cafe adalah terletak di Jalan Ampera. Bondies Cafe & Lounge adalah satu di antara puluhan nama yang hadir di daerah ini. Sejak awal memang dirancang dengan serius untuk menjadi salah satu tempat yang bisa melayani berbagai kegiatan bagi berbagai pegawai, pebisnis yang memang sudah lama berkantor di daerah ini.

Tidak disangka oleh mereka, ternyata kehadirannya disambut begitu antusias oleh pengunjung. Setiap harinya Bondies terlihat dijadikan tempat untuk berdiskusi, berkumpul dengan teman, atau sekadar santai. Bahkan setiap Sabtu dan Minggu pengunjung semakin ramai dengan kehadiran pengunjung anak-anak.

Bondies sejak awal ternyata mentargetkan menjadi tempat favorit untuk ibu-ibu, anak-anak bahkan seluruh anggota keluarganya berkumpul sambil mencoba makanan dan minuman yang ada. Berharap menjadi tempat favorit, makanya restoran yang memiliki General Manager bernama Endang Wahidin ini menyediakan berbagai fasilitas yang bisa memanjakan seluruh anggota keluarga.

Menurut Endang seluruh keluarga bisa menikmati hidangan yang 90% menghadirkan makanan tradisional Indonesia yang lezat dan nikmat. Nasi goreng ampera, nasi goreng buntut, dan nasi campur Bali, adalah menu-menu favorit sejak awal hadirnya Bondies. Harganya juga relatif terjangkau mulai kisaran Rp 29.000 hingga Rp 35.000. Bagi mereka yang ingin mencicipi makanan eropa, Bondies juga siap menyajikannya. Creamy Mushroom and Beef, Chiken Gordon blue, Chef Salad, dan Poffertjes, roti cubit khas Belanda, adalah beberapa menu eropa yang paling diminati.

Tawarkan menu anak-anak

Supaya memastikan Bondies bisa dijadikan tempat yang nyaman bagi seluruh keluarga termasuk anak-anak, Bondies juga menyiapkan paket makanan dengan nama kids foodstuff. Dalam menu yang ada ini tersedia aneka jenis makanan seperti shrimp tempura, junior teriyaki beef, junior fish and chips dan chicken nuggets.
Terlihat begitu matangnya konsep Bondies untuk menjadikan tempatnya sebagai rumah kedua bagi seluruh keluarga, mereka juga menyediakan peralatan makan khusus bagi anak-anak juga. Maklum saja, secara umum anak-anak lebih senang bermain dan susah untuk makan. Sendok dan garpu yang terbuat dari plastik dibuat dengan warna ceria (full colour) dan merangsang anak untuk memakainya. Semuanya disiapkan langsung di meja dan kursi memang sesuai dengan dirancang khusus untuk mereka.

Selain aneka makanan yang ditawarkannya, beragam fasilitas lain pun ditawarkan. Dari tempat yang utama mampu menampung sekitar 100 orang pengunjung, yang dilengkapi oleh sofa-sofa dengan interior berwarna coklat yang memang enak dipandang. Wilayah bagian atas, ada lounge & bar. Interiornya sangat minimalis dengan sofa-sofa dan meja yang tersusun rapi. Dimana saja pengunjung milih tempat untuk makan di Bondies, mereka bisa mengakses free WiFi untuk tetap terhubung dengan internet dengan menggunakan laptop. Bondies juga menyediakan playground yang sengaja disediakan sebagai fasilitas untuk anak-anak dan bisa menampung sekitar 75 anak. Ada babies corner yang menyediakan aneka permainan. Ada juga beragam permainan seperti puzzle, Play Stasion, X-Box. Ada juga swoosh, yaitu aneka permainan yang menempati areal seluas 80 meter persegi. Di sini, anak-anak bisa bermain perosotan, mandi bola, masuk terowongan, sak-sasakan, dan ayunan. Tempat ini juga menghadirkan instruktur bagi yang ingin mencoba belajar menggambar, mewarnai, melukis di t-shirt, cangkir, dan sebagainya. Bahkan bagi anak-anak yang gemar nonton TV tempat ini juga meyediakan tayangan khusus bagi mereka.

“ Dengan memberikan suasana seperti rumah, dimana ayah, ibu, anak-anak hingga the nany, bisa makan dengan santai, maka mereka pasti akan kembali lagi dan memberikan rekomendasi kepada sanak saudara dan teman-temannya supaya berkunjung ke Bondies,” Kata Endang. K-10

Bondies Cafe & Lounge
LOkasi : Jl. Ampera Raya 135, Jakarta 12560,
Phone : (021)78847437 Fax: (021)78847438

 

Artikel Lainnya

  • Nov 21, 2018

    Resmi Dibuka, SIAL Interfood 2018

    Industri kuliner kian berkembang di Indonesia. Berkembanganya industri kuliner di Indonesia membuat wisatawan mancanegara tertarik untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata. Bahkan, wisata kuliner menempati 30% dari total pengeluaran atau belanja wisatawan. Dengan kata lain, industri kuliner sebagai salah satu penyumbang besar devisa negara.    "Industri kuliner menjadi salah satu daya tarik pariwisata tanah air. Dengan adanya pameran SIAL INTERFOOD 2018 ini, akan berdampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Acara ini juga akan menjadi ajang promosi dan informasi yang mampu mendorong kemajuan wisata kuliner nasional," terang Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I kementerian pariwisata RI, Dra. Ni Wayan Giri A. M.Sc, dalam upacara pembukaan pameran SIAL INTERFOOD 2018 yang di selenggarakan di Jakarta pada 21 November 2018.   Pameran yang berlangsung selama empat hari ini mentargetkan 75.000 pengunjung dan akan dimeriahkan beragam program menarik. Program-program tersebut di antaranya SIAL Innovations, yaitu program acara yang memberikan penghargaan tertinggi kepada peserta atas inovasi terbaik untuk produk makanan dan industri pendukungnya, seperti pengemasan dan kontainer. Selain itu juga ada kompetisi dan perlombaan dalam bidang patiseri, teh, dan kopi yang bekerjasama dengan berbagai asosiasi.  Tidak sampai di situ, SIAL INTERFOOD juga menyelenggarakan berbagai seminar dan workshop dengan mengangkat topik yang berkaitan dengan tantangan keamanan pangan, penanganan limbah, dan pengembangan bisnis kuliner di Indonesia. KI-37 ...

  • Nov 05, 2018

    Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk Produsen Pangan Skala UMKM

    Jaminan produk halal merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan pada pola konsumsi pangan saat ini. Pergeseran tren ini menjadikan pemerintah berencana menerapkan kewajiban sertifikasi halal pada bulan Oktober 2019 mendatang.    Produk pangan yang diolah dari bahan halal sekalipun tetap harus memiliki sertifikasi halal agar dapat dipasarkan ke masyarakat. Implementasi kebijakan tersebut perlu menjadi perhatian karena kapasitas produksi pangan sangat beragam, mulai dari yang besar (industrial) hingga skala UMKM.    Penerapan sertifikasi halal bagi produsen pangan skala UMKM inilah yang perlu diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah. “Masyarakat perlu dipahamkan tentang pentingnya jaminan produk halal beserta nilai tambah produk apabila memiliki sertifikasi halal.   Produsen UMKM banyak yang belum memperhatikan hal ini karena sertifikasi halal sampai sekarang masih bersifat sukarela,” jelas Desi Triyanti dari LPPOM MUI dalam acara Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk UMKM sebagai rangkaian Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 yang diadakan pada 3 November 2018 di Smesco Convention Hall Jakarta.    Desi menekankan bahwa ada tiga hal yang harus ada untuk mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM yaitu kejujuran dalam proses audit, kesadaran produsen untuk menggunakan bahan halal, dan adanya ketertelusuran komponen produk yang dihasilkan.    Partisipasi aktif para produsen pangan merupakan kunci penting keberhasilan sertifikasi. Selain dari pihak produsen, LPPOM MUI juga memfasilitasi pengajuan proses sertifikasi produk halal melalui aplikasi Cerol yang lebih efektif dan efisien. Fri-36 ...

  • Nov 03, 2018

    Jaminan Halal Ingredien Berbasis Protein

    Dalam industri pangan, obat-obatan, dan kosmetik, banyak digunakan ingredien yang diproduksi dari sumber protein hewani seperti gelatin, kolagen, dan kondroitin. Pada mulanya sebagian ingredien tersebut diproduksi dari sumber non-halal. Namun saat ini, tren konsumen khususnya pada umat muslim telah bergeser ke arah tuntutan jaminan produk halal sehingga diperlukan suatu perubahan yang menyeluruh terhadap sistem produksi ingredien tersebut.   ...

  • Nov 01, 2018

    Indonesia sebagai Pusat Produk Halal Dunia

    Indonesia tengah bersiap sebagai pusat produk halal dunia. Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam membuat hal tersebut sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk memperkenalkan langkah tersebut, diadakan Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2018 yang menghadirkan berbagai macam acara seperti pameran, seminar, dan juga gelar wicara. ...

  • Okt 29, 2018

    Rempah-Rempah Indonesia Membumbui Dunia

    Kekayaan rempah-rempah Indonesia tanpa disadari membumbui pangan dunia. Sejarah menceritakan bahwa bangsa-bangsa Eropa dan Jepang menjajah nusantara salah satu tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah Indonesia seperti lada dan pala. Hingga saat ini pun kuliner dan industri pangan tak akan lepas dari rempah-rempah sebagai penghasil flavor spesifik. Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada,  Supriyadi mengatakan, "Inilah 4 primadona rempah Indonesia: cengkeh, pala, kayu manis, kemudian lada." Ada beberapa bagian tanaman Indonesia yang digunakan sebagai rempah-rempah diantaranya akar, umbi, daun, kulit batang, bunga, dan buah. Adapun pemanfaatan bumbu bisa dalam bentuk segar, kering, saus, dan oleorosin. Nur ...