• Prinsip-Prinsip Dasar dalam Menjamin Keamanan Pangan

    Prinsip dasar kebersihan makanan untuk menjamin kemanan pangan yang perlu disiapkan oleh produsen antara lain sebagai berikut. Pilih resep makanan dengan seksama Saat memilih menu produk yang akan dijual, perlu mengetahui beberapa kualitas dan komposisi bahan yang digunakan. Beberapa produk pangan dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa konsumen. Oleh karena itu perlu diberikan informasi yang cukup pada label pangan. Selain itu juga menu yang disajikan diharapkan dapat memberikan asupan gizi dalam jumlah yang tepat.

  • Asupan Zat Gizi agar Tubuh Tetap Bugar

    Pada prinsipnya makanan yang dikonsumsi saat sahur dan buka harus lengkap, mengandung unsur karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Sebenarnya, kunci asupan gizi seimbang dicerminkan oleh beragam makanan yang kita konsumsi baik di saat buka maupun sahur, dan empat sehat lima sempurna merupakan cermin keberagaman makanan meski kini sudah ada acuan yang lebih lengkap, yaitu Pedoman Gizi Seimbang.

  • Menyusun Menu yang Baik selama Bulan Ramadan

    Buah kurma, pisang, pepaya, mangga, melon, semangka, kiwi, apel, air kelapa, dan jenis buah-buahan dengan kandungan air tinggi lainnya sangat ideal sebagai menu takjil atau menu yang disegerakan untuk berbuka puasa. Sebisa mungkin mengontrol penggunaan gula pasir dalam menu puasa, karena bila berlebihan dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Selain itu penting untuk diperhatikan adalah konsumsi air putih, usahakan dari saat buka puasa sampai saat sebelum tidur minimal minum satu liter air atau sesuai kebutuhan.

  • Panduan Sederhana Mengonsumsi Protein Nabati

    Anggapan bahwa protein nabati tidak lebih baik dari protein hewani adalah pernyataan yang tidak sepenuhnya benar. Meskipun beberapa komoditas menunjukkan kekurangan dalam komponen asam aminonya, namun banyak jalan yang bisa ditempuh untuk membuatnya setara dengan komponen protein hewani.

  • Benarkah Protein Nabati Tidak Lengkap?

    Mutu protein bahan pangan salah satunya ditentukan oleh jenis dan proporsi asam amino yang di kandungnya. Setidaknya, terdapat 20 jenis asam amino yang terdiri dari sembilan asam amino esensial dan 11 asam amino non-esensial. Asam amino non-esensial adalah asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh, sedangkan asam amino esensial  merupakan asam amino yang tidak dapat disintesis oleh tubuh dan didapat dari sumber pangan.

Recent Posts

Manfaat Protein Nabati

Selain fungsi utama menyediakan komponen penyusun untuk pembentukan otot dan jaringan yang sehat, protein nabati juga dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Protein nabati cenderung lebih r Read More »

Tren Konsumsi Protein Nabati

Protein merupakan rantai panjang yang tersusun atas asam-asam amino yang dihubungkan dengan ikatan peptida. Jika diibaratkan protein adalah sebuah kalung dengan manik-manik alfabet, dimana setiap m Read More »

Kandungan Gizi Buah Kurma

Kurma menjadi buah yang banyak diminati ketika bulan puasa khususnya bagi umat muslim. Rasanya kurang lengkap jika berbuka dan sahur tanpa menikmati buah kurma. Selain mengandung gizi yang cukup le Read More »

Bijak Memilih Jajanan Buka Puasa

Setiap penjual yang menjajakan dagangannya menjelang buka puasa selalu ramai dikerubungi pelanggan. Selain untuk variasi berbuka puasa, tidak semua orang memiliki kesempatan waktu penuh untuk menyi Read More »

Strategi Jasa Boga saat Bulan Puasa

Banyak pelaku jasa boga yang tidak mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang ketika bulan puasa, menjalankan bisnisnya sama seperti hari-hari biasa. Akibatnya, omsetnya juga biasa-biasa saja da Read More »

Menjaga Higiene dan Sanitasi Daging

Untuk menjaga keamanan pangan produk daging, maka program persyaratan dasar keamanan pangan harus selalu diterapkan. Program tersebut dijabarkan dalam Standard Operating Procedures (SOP) atau Prose Read More »